4 views

Polisi belum Tetapkan Tersangka Tragedi Penembakan di Parkiran Lipss Club

Polisi belum Tetapkan Tersangka Tragedi Penembakan di Parkiran Lipss Club

Bogor | kabarindoraya.com

Pasca tragedi perkelahian dan penembakan yang menyebabkan tewasnya salah satu Kader Partai Gerindra Fernando Wowor di parkiran Lipss Club pada Sabtu (20/1) lalu, hingga kini polisi belum menetapkan tersangka dalam peristiwa tersebut.

Saat ini pihak kepolisian Resort Kota Bogor baru melakukan pemeriksaan saksi saksi dan pihak kepolisian Resort Kota Bogor juga telah menemukan barang bukti baru dalam proses penyidikan.

Pasalnya, sampai saat ini polisi masih mendalami penyelidikan atas peristiwa tewasnya Fernando Wowor dan memeriksa saksi-saksi.

“Kita belum bisa menetapkan tersangka, karena masih dalam penyelidikan. Kita sudah periksa 10 saksi untuk dimintai keterangan, ke 10 saksi itu diantaranya tiga orang rekan dari almarhum (Fernando, red), calon istri Briptu Ridho, juru parkir Fajar dan Deri, serta orang orang yang terlibat maupun tidak tapi melihat kejadian tersebut termasuk dua saksi dari anggota Polsek Bogor Timur yang pada saat di terimanya laporan keributan ke Polsek,” ucap Wadir Reskrimum Polda Jawa Barat, AKBP Trunoyudo Wisuda Andito kepada wartawan di Mako Polresta Bogor Kota, Selasa (23/1/18).

Trunoyudo yang didampingi Kabidkum Polda Jawa Barat, Iksan Bagus Pramono itu menuturkan, bahwa penyelidikan ini dilakukan secara marathon. Namun, dalam penyelidikan tersebut tentu membutuhkan waktu, karena harus ada kecermatan dan ketelitian, serta analisis dari pihak ahli.

“Kami juga belum bisa memeriksa Briptu Ridho, karena kondisinya masih kritis, belum sadarkan diri, dan dirawat di RS Kramat Jati Jakarta. Kami akan minta keterangan dokter soal kondisi terakhir Briptu Ridho, kemudian hasil visum dan autopsi sementara ini mencoba kita untuk menganalisa,” tuturnya.

Selain pemeriksaan saksi-saksi, sambung Trunoyudo, pihaknya juga telah menemukan barang bukti baru dalam proses penyidikan.

“Kami telah menyita barang buktiseperti satu buah senjata api (senpi) jenis HS Kaliber 9 mm,satu buah magazine, amunisi 4 butir. Selain itu, timnya juga mendapati adanya CCTV dan akan uji secara digital forensik oleh tim ahli serta proyektil yang bersarang di tubuh almarhum,” pungkasnya. (Rky/gie)

Related posts

Leave a Comment