Berita Daerah Bogor Raya Headline Hukum Kab Bogor Kabar Daerah Komunitas Nasional News Pemerintahan Teropong Warga 

Ormas Banaspati Minta Perijinan Karaoke di Botim Dicabut

157 Views

Ormas Banaspati Minta Perijinan Karaoke di Botim Dicabut

Cileungsi Kabarindoraya.com-Maraknya tempat karaoke dengan mengusung konsep karaoke keluarga di wilayah Bogor Timur (Botim) diduga masih banyak menyalahgunakan perijinanan. Tempat karaoke seperti Mochinada, SKY dan Inul Vista di Kecamatan Cileungsi, justru masih menyediakan minuman keras dan menawarkan pendamping lagu (PL) untuk para tamunya dengan pakaian yang seronok.

“Kami minta kepada Bupati Ade Yasin agar serius membangun Bogor beradab, kami mendukung dan akan terus mengawal untuk membangun bogor beradab, bogor dengan ahlakul karimah, jangan kasih celah kepada pengelola tempat-tempat maksiat yang mengancam moral masyarakat. Satpol PP sebagai penegak jangan tebang pilih, harus lebih berani dalam menindak penyakit masyarakat,” tegas Ketua DPC Barisan Nasional Patriot Sejati Indonesia (BANASPATI) Kabupaten Bogor, Tubagus Farkhan, kepada wartawan.

Ia menjelaskan, kemerosotan moral banyak terjadi, salahsatunya karena masih adanya pembiaran terhadap aktivitas tempat-tempat maksiat. Selain pemeritahan Desa dan Muspika, kata dia, tentunya peranan Muspida lebih penting karena memiliki kewenangan yang penuh dalam membuat kebijakan.

“Aparat Desa atau Muspika kami imbau jangan diam, semuanya harus bekerjasama dalam memberantas penyakit masyarakat. Kami dari Ormas Banaspati siap mengawal dan membantu agar Bogor Timur khususnya lepas dan bersih dari tempat-tempat maksiat, ” tuturnya.

Terpisah, dewan penasehat FPI Kabupaten Bogor, Habib Mahmud mendukung dan siap bekerjasama dengan Ormas Banaspati dalam menertibkan tempat-tempat maksiat di wilayah Bogor Timur.

“Menjadi pejabat itu beban moralnya sangat berat dan pertanggungjawaban juga sangat besar sekali. Amanah yang telah diberikan oleh masyarakat jangan disalahgunakan, manfaatkanlah kesempatan ketika menjadi pejabat untuk menegakan amar makruf dan mencegah nahyi munkar. Jangan sia-siakan kepercayaan masyarakat, kalau perlu buat Perda yang legih tegas, agar memberikan efek yang jera bagi para pelaku usahanya,” jelasnya(Sofwan/Hasbi)

Related posts

Leave a Comment