Bogor | Kabarindoraya.com

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI Kota Bogor menggelar Musyawarah Cabang sekaligus pelantikan, dalam Muscab tersebut dinobatkan sebagai ketua HKTI Kota Bogor Yaitu Anisha Deshiliana Resti masa bakti 2021-2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Asana Grand Pangrango, Senin (19/4/2020).

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemkot Bogor Anas Resmana, perwakilan DPD HKTI Kabupaten Bogor dan DPD HKTI Jawa Barat.

Ketua HKTI Kota Bogor Yaitu Anisha Deshiliana Rest mengatakan dari 6 kecamatan dan 38 pengurus yang hadir harus bisa menyuarakan petani.
“Bicara HKTI siapa ingin jadi apa, HKTI adalah perjuangan kaitannya dgn petani dan tetesan keringat dan sampai saat ini belum ada kesejahteraan untuk petani,” kata Anisha.

Untuk itu, sambut dia, HKTI hadir di kota bogor dengan rasa optimis bisa bekerjasama dengan pemkot Bogor untk mewujudkan 2 hal, yaitu kesejahteraan insan tani dan ketahanan pangan 2030.

“Kami butuh dukungan dan kolaroborasi dengan pemkot bogor. Dan sektor pertanian menjadi tujuan pengembangan kemajuan ekonomi masyarakat,”beber Anisha.

Sementara itu, Nandang Ruhimat selaku Sekretaris DPD HKTI Jawa Barat mengatakan, HKTI Kota Bogor pernah ada dan diketuai pak veny dulu.

“HKTI lahirnya sudah 48 tahun, tapi kehadirannya belum dirasakan oleh petani, karena dimasa lalu HKTI hanya pemanis politis, HKTI akan dibesarkan dengan pendekatan ekonomi,” kata Nandang.

Menurutnya, HKTI punya masa depan dan seksi, karena negara indonesia punya keunggulan ekonomis dan yang terdepan itu ada di pangan bukan energi. Dan jika Anak muda takut di dunia pertanian, maka akan putus pertanian.

“5 ribu petani mileneal itu juga masukan dari HKTI, semoga ini menjadi harapan dan tantangan. Dan Yang paling marjinal itu organisasi petani, ýang sudah maju ada 3, PGRI, apdesi dan buruh formal,” imbuhnya. (dei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here