Bisnis Bogor Raya Headline Kab Bogor kesehatan Nasional News Pemerintahan Politik Teropong Warga 

Bupati Bogor Tinjau Pengelolaan Sampah Sentul City

63 Views

 

 

 

Babakan Madang Kabarindoraya.com- Bupati Bogor, Ade Yasin bersama Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati, meninjau langsung Sentul City Recyle Center (SCRC) atau pusat pengelolaan sampah di Perumahan Sentul City, Kabupaten Bogor akan menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah, untuk mewujudkan Indonesia bebas sampah pada 2025, pada Jumat (17/5/2019).

Menurut Rosa, KLHK menyambut baik upaya PT Sentul City mendirikan SCRC yang akan membantu Pemkab Bogor berkontribusi dalam pengelolaan sampah sekaligus menjalankan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 Tahun 2017.

“Tahun 2025 ditarget pengurangan sampah 30 persen dan 70 persen penanganan jadi 100 persen sampah itu terkelola,” ujar Rosa.

Menurutnya, sistem pengelolaan seperti ini baru pertama kali dimiliki oleh kawasan perumahan. Namun, karena kini setiap pemerintah daerah harus menyusun kebijakan strategis dalam penangan sampah, metode milik Sentul City ini akan dibawa Rosa untuk diterapkan ke daerah lain.

“Di Surabaya ada. Tapi kapasitasnya tidak sebesar disini. Bayangkan, dari setiap hari perlu 14 truk mengangkut sampah dari Sentul City, sejak ada SCRC ini jadi hanya perlu 1 truk tiap hari,” katanya.

Sementara Bupati Ade Yasin menuturkan, dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Bogor, tidak bisa hanya dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dia pun berharap pengembang-pengembang perumahan mau dan bersedia mendirikan pengelolaan sampah mandiri.

“Karena TPA Galuga juga pasti penuh dan terus menumpuk. Bahkan dibuang ke kali dan berakhir di laut. Setelah ini, perumahan di Cileungsi juga katanya mau bikin yg seperti ini juga,” kata Ade.

Untuk memperkuat kebijakan, Ade akan menerbitkan edaran soal penerapan zonasi sampah di Bumi Tegar Beriman. “Kalau sudah diterbitkan, kita akan jemput bola, apa kendalanya nanti kita bantu,” jelasnya.

Pengelolaan sampah mandiri diluar milik Pemkab Bogor. Pasalnya, dari 2.800 ton sampah rumah tangga setiap hari, hanya sekitar 700 ton yang bisa terangkut ke TPA Galuga. (Sofwan)

Related posts

Leave a Comment