PAPUA l Kabarindoraya.com

Bakal Calon Wakil Bupati Keerom Waghfir Kosasih, SH, MH, M.Si membantah terkait adanya pemberitaan bahwa dirinya terpapar COVID-19. Bantahan ini disampaikan melalui jumpa pers di kantor sekretariat tim pemenangan Koalisi Keerom Bersih, Swakarsa Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Sabtu (12/9/2020).

Saat memberikan keterangan kepada media, Wagfir Kosasi mengatakan Proses Pilkada Serentak Tahun 2020 di Kabupaten Keerom sedang berlangsung, seyogyanya sesama konstestan dan relawan pendukung Bakal Calon Pasangan  Bupati dan Wakil Bupati yang ada, tidak menebar isu-isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenaranya . Sebab hal itu dapat memicu terjadinya kerawanan politik dan gesekan ditengah-tegah masyarakat yang bisa berujung pada tindakan pidana

Hadir juga dalam pertemuan tersebut ketua-ketua Parpol pengusung dan ketua tim pemenangan koalisi Keerom Bersih, diantaranya H. Syahabuddin,SP,M.S,I (Golkar), Sigit Widodo, AMG (Nasdem), Leonardus Abar (PDI-Perjuangan) dan Yahya Sauri.

“Berdasarkan hasil lab tertanggal 10 september 2020 saya dinyatakan negative COVID-19, yang dikeluarkan Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Papua dan kami baru terima kemarin tanggal 11 september,” ujar Wagfir

Dalam surat laporan hasil uji Biomolekuler PCR yang dikeluarkan oleh Balai Kaboratorium Kesehatan Daerah Papua, tertanggal 10 September 2020 menyebutkan bahwa dirinya negatif COVID-19 berdasar hasil tes PCR

Wagfir juga megungkapkan rasa syukurnya bahwa apa yang diberitakan sangat tidak benar bahwa dirinya disebut terpapar COVID-19

“Pihak yang di rugikan atas beredarnya berita hoax yang selama ini beredar di media sosial, kami tidak  membawa hal ini ke ranah hukum dan berusaha ikhlas serta berkonsentrasi penuh pada kemenangan tim,” tegasnya.

Sebelumnya, Komisioner KPU Provinsi Papua, Melkianus Kambu menyebut ada delapan bakal calon kepala daerah yang terkonfirmasi COVID-19. Meski tidak menyebut secara gamblang nama bakal calon yang dimaksud, namun berdasarkan selebaran hasil rekap hasil pemeriksaan tes COVID-19 terdapat nama Waghfir Kosasih sebagai salah satu yang dinyatakan positif. Hasil rekap ini beredar luas via grup whatsapp.

Pihak Waghfir merasa prihatin terkait pemberitaan yang sudah beredar, tapi mereka mengaku semua menjadi kekuatan bersama, karena setuju atau tidak setuju mereka punya tanggung jawab moral dan peran bagaimana menjaga stabilitas Keerom tetap kondusif.

“Mari berkompetisi dengan sportif sesuai dengan aturan, dan tidak boleh melanggar norma-norma dan peratuan yang sudah disepakati bersama,” seru Yahya Sauri selaku Ketua Tim Pemenangan Koalisi Keerom Bersih.

Sauri juga menghimbau kepada seluruh simpatisan dan relawan pendukung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Piter Gusbager-Wahfir Kosasih dimanapun berada agar tetap mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak aman, gunakan masker dan selalu mencuci tangan.

“Tentunya kami akan menegur dan menyiapkan masker bagi para pendukung, mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penularan Covid 19, tegas Sauri lagi.*** (Abdul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here