Bogor | Kabarindoraya.com

Dewan Pimpinan Daerah Mahasiswa Pancasila (DPD MAPANCAS) Kota Bogor Apresiasi kinerja Kepolisian Polres Bogor Kota dalam mendukung program pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dinilai “memuaskan”.

“Kami melihat sinergi antara unsur Polisi. TNI, dinas perhubungan dan polisi pamong praja, di lapangan sangat baik dalam pelayanan dan penyuluhan. Kinerja Polresta Bogor kota selama program PSBB-PSBB Transisi banyak dirasakan masyarakat, mulai dari pengaturan dan pengawasan kegiatan keramaian, penggunaan masker dan pembatasan penumpang di jalan raya. “ujar Muhammad Ridho Sekretaris DPD Mapancas Kota Bogor di Bogor.

Ridho menyebutkan, sedikitnya ada dua faktor yang membuat masyarakat merasa puas atas kinerja Polresta Bogor Kota yaitu:

1. Pada kegiatan kemanusiaan di lapangan dengan memberikan bantuan kemanusiaan berupa sembako sangat dirasakan masyarakat yang terdampak COVID-19,

2. Selain itu, pengamanan dalam kegiatan patroli dipusat keramaian yang kerap dijadikan tempat berkumpul seperti pasar tradisonal, stasiun dan pusat perbelanjaan.

“Kami yakin dengan kerja sama dan kerja keras serta dukungan semua pihak termasuk dukungan masyarakat yang patuh terhadap aturan, kita harapkan Indonesia akan segera keluar dari bencana Covid-19 ini.” Tambahnya.

Namun, pada Hari Bhayangkara yang Ke- 74 ini ada beberapa catatan DPD MAPANCAS KOTA BOGOR terhadap polres Bogor Kota dalam penanganan kasus Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, yang perlu di perhatikan :

1. Kasus Seorang remaja 16 tahun di Kota Bogor, menjadi korban pembacokan di Jalan Pandu Raya, Kelurahan Tegal lega, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (9/2/2020).

2. Kasus Seorang pemuda berinisal MZ (16) jadi korban pembacokan di Jalan Artzimar III, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (9/2/2020) pagi.

3. Kasus Seorang pelajar yakni DM (17) dilaporkan tewas di Jalan RE Martadinata, Sabtu (24/1/2020) pada dini hari.

4. Kasus Pemuda berusia 17 tahun dibacok sekelompok orang tak dikenal di Jalan Raya Padjajaran atau dekat rumah dinas Walikota Bogor, Minggu (24/11/2019) dini hari.

5. dan Peristiwa kelam pembunuhan seorang siswi sekolah menengah kejuruan (SMK) bernama Andriana Yubelia Noven Cahya, berusia 18 tahun terjadi pada 8 Januari 2019.

Sebagaimana Mengacu kepada Undang-Undang No 2 Tahun 2002 tentang Polri bahwa yang dimaksud dengan keamanan dan ketertiban masyarakat adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional dalam rangka tercapainya tujuan nasional yang ditandai dengan terjaminnya keamanan, ketertiban dan tegaknya hukum, serta terbinanya ketentraman yang mengandung kemampuan membina serta pengembangan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkap, mencegah dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.
“Dengan sejumlah catatan tersebut, jangan sampai mempengaruhi capaian kinerja polresta Bogor Kota yang akan menodai perayaan HUT BHAYANGKAYARA KE-74.” Ungkap Ridho.

Pihaknya berharap di hari bhayangkara ke-74 ini Polri khususnya Polresta Bogor kota dapat menyelesaikan catatan diatas dan lebih optimal dalam melayani masyarakat.

“Kami harap dibawah komando Kombes Pol Hendri Fiuser polresta Bogor kota dapat mengentaskan segala permasalahan dan mengoptimalkan kamtibmas di kota Bogor” Tutup nya.(Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here