Bogor Kabarindoraya.com |

Forum Mahasiswa Pemerhati Kebijakan Publik (FORMATIK) Bogor gandeng Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) untuk melayangkan gugatan kepada PT. Star Energy Geothermal Salak.

Langkah itu diambil oleh formatik buntut dari ketidak jelasan ujung pangkal aktivitas pengeboran (driling) yang dilakukan oleh PT.SE yang terkesan sembunyi-sembunyi.

Hal itu disampaikan oleh Yogi Mulyana selaku ketua formatik dalam agenda pertemuan dengan beberapa tokoh di wilayah Pamijahan pada,Selasa (27/05/20).

Lebih lanjut Yogi menuturkan, “langkah ini kami ambil dalam upaya menambah kekuatan dalam rangka melayangkan somasi terhadap PT SE, Karena bagaimanapun masyarakat pamijahan harus mengetahui seberapa jauh dampak dari aktivitas pengeboran tersebut, PT.SE jangan hanya merusak lingkungan saja, tanpa memerhatikan lingkungan sekitar,”tuturnya.

Sementara itu Agustian NJ, SH.,Selaku perwakilan AAI Bogor menyambut baik permohonan pendampingan hukum yang di lakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam forum pengamat kebijakan tersebut.

“Kita selaku bagian dari aparat penegak hukum menyambut baik permohonan dari teman-teman mahasiswa. Kami sudah kumpulkan bukti-bukti, rencana dalam waktu dekat kami akan layangkan somasi tersebut sesuai dengan permohonan dari teman-teman mahasiswa tersebut.” Pungkasnya.

Pertemuan ini turut di hadiri oleh beberapa perwakilan tokoh ormas dan berlangsung sekitar dua jam dengan mengurai akar permasalahan PT. SE tersebut. (Soe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here