Bogor Raya Headline Nasional News Pemerintahan 

Hari Santri Nasional, Ribuan Santri Pondok Pesantren Ikuti Kirab Santri Milenial

126 Views

 

Kota Bogor | Kabarindoraya.com

Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2019 digelar dengan kirab santri milenial melakukan pawai bersama dari Balaikota hingga GOR Pajajaran. Hadir dalam acara itu Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, Pimpinan DPRD, Atang Trisnanto, Dadang Danubrata dan Eka Wardana, Ketua Dewan Penasehat GP Ansor, Zaenul Mutaqin, para Ulama, kyai dan pimpinan pondok pesantren, serta ribuan santri di Kota Bogor.

Hadir juga dalam acara peringatan Hari Santri Nasional dan pembukaan Konfercab GP Ansor Kota Bogor di indor GOR Pajajaran, Ketua PWNU Jawa Barat KH Hasan Nuri Hidayatullah, Ketua PCNU Kota Bogor H. Irfan Haryanto, Ketua MUI Kota Bogor KH Abdullah Bin Nuh, Habib Hasan Al Attas, KH Tubagus Kholidi, Ki Narto, KH Fuad Fitri, Kyai Asep Zulfikor, Kyai Nafis Hamidi, Buya Didin, KH Taufik Khudori, Unsur Muspida Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengatakan bahwa kirab santri dengan pawai bersama merupakan semangat kebersamaan dan keberagaman di Kota Bogor. Hari Santri Nasional harus dijadikan momentum untuk persatuan dan kesatuan serta menguatkan persaudaran. GP Ansor di Kota Bogor sudah berkiprah dan selalu sinergis dengan Pemerintah Kota Bogor. Kota Bogor kedepan akan diwarnai oleh teman teman Ansor dengan berbagai kegiatan diskusi dan lainnya. “Saya berharap Ansor bersinergi membangun Kota Bogor,” ujarnya, Minggu (20/10/19).

Terkait situasi kondisi saat ini, Bima menegaskan bahwa akhir akhir ini ancaman terhadap persatuan nyata dan ada yang mengarahkan republik Indonesia ini kanan dan kekiri, padahal kiblat sebenarnya lurus kedepan. “Mari kita sama sama menguatkan NKRI dan melawan ancaman terhadap kesatuan dan persatuan bangsa. Saya berharap GP Ansor terus berperan dan menjalankan program program bersinergi nersama Pemkot,” ucapnya.

Sementara, Ketua PC GP Ansor Kota Bogor, Rommy Prasetya menuturkan, Hari Santri merupakan anugerah yang harus di syukuri, sebab melalui HSN ini eksistensi kita dalam sejarah perjuangan bangsa diakui negara dan masyarakat luas. Kemerdekaan Republik ini tidak bisa lepas dari perjuangan para kyai dan kaum santri. Bahkan dahulu para santri mengorbankan jiwanya berjihad melawan penjajah dengan fatwa Hadrotus Syaikh Hasyim Asy’ari, yaitu Hubbul Wathan minal Iman. Cinta tanah air sebagian dari iman.

“Bukti kecintaan kita terhadap tanah air, kita buktikan juga hari ini dengan berkhidmat menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Dengan kehadira santri dan pesantren harus menjadi Rahmat, kasih sayang bagi NKRI ini. Sekecil apapun yang kita lakukan sebagai santri, mesti bertujuan untuk berkhidmat. Bahkan kehadiran Gerakan Pemuda Ansor harus bisa memberikan manfaat dengan menolong sesama,” katanya.

(Gie/*)

Related posts

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: