Berita Daerah Bogor Raya Headline Kab Bogor Nasional News Teropong Warga 

Ibadah Haji dan Qurban, Meningkatkan Kesalehan Sosial

61 Views

 

Oleh : Imam Sunandar
Wakil Ketua Bidang Sosial DPD KNPI Kabupaten Bogor

Idul Adha merupakan manifestasi dari ketulusan berkorban, kerendah hati untuk melakukan refleksi historis dalam mengenang perjuangan dan pengorbanan Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail.

memaknai nilai-nilai spiritual dari manasik haji bermuara pada nilai-nilai kepedulian, ketakwaan, dan kesalehan sosial berupa ketulusan memaafkan, pentingnya silaturahim, dan etos berbagi yang disimbolkan dengan memberikan daging kurban pada Idul Adha,”

berangkat dari panggilan iman dan berbuah kemanusiaan universal, terutama aktualisasi nilai-nilai hak asasi manusia, seperti diteladankan Nabi Muhammad saw dalam khutbah wadanya di saat wukuf di Arafah.

Haji tidak hanya sebagai kewajiban dan rukun kelima dalam Rukun Islam, melainkan ia sebagai ibadah sosial. Kerinduan kepada Allah dan nabi menjadi unsur utama dalam menjalankan ibadah ini, di sinilah mereka dikumpulkan dari berbagai ras, etnik, suku dan bangsa. Di antara makna sosial haji yang menghubungkan antara manusia dan manusia lainnya sebagai makhluk sosial adalah antara lain penyadaran akan adanya kebhinekaan umat Islam.

“Umat Islam harus sadar bahwa kebhinekaan umat Islam itu tidak bisa dihindari, karena adanya perbedaan adat-budaya, pemahaman keislaman, tingkat intelektualitas, bahasa, dan lain sebagainya. Kebhinekaan umat Islam merupakan sebuah realitas yang niscaya ada,”

Kesadaran akan kebhinekaan umat Islam yang terkandung dalam pelaksanaan ibadah haji semestinya dapat meningkatkan kesadaran kita akan kebhinekaan umat manusia dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Jika dalam ibadah haji kita mampu melebur dalam ikatan ukhuwah islamiyyah dan mengabaikan segala perbedaan mazhab, ras dan kelas sosial, maka seyogyanya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita pun mampu melebur dalam ikatan ukhuwah insaniyah dan mengabaikan segala perbedaan termasuk perbedaan agama dan keyakinan,”

Related posts

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: