Berita Daerah Bogor Raya Headline Hukum Kab Bogor Kabar Daerah Nasional News Pemerintahan Politik Teropong Warga 

IMM Cabang Bogor : Menuju Satu Tahun Paca Karsa Belum Terasa

162 Views

 

Bogor Kabarindoraya.com |

Ikatan mahasiswa muhammadiyah (IMM) cabang Bogor menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Bogor, pada Rabu pagi (20/11/19) Dalam aksinya mahasiswa menuntut Bupati Bogor Ade Yasin untuk mengevaluasi kinerja jajarannya menuju satu tahun menjabat pada 30 desember 2019.

Iksan Awaludin, sebagai koordinator lapangan (Korlap) mengatakan program unggulan,Pancakarsa,yang di gagas oleh bupati bogor belum memuaskan

“Realitas hari ini menuju satu tahun kepemimpinan Bupati Ade Munawaroh yasin, Kabupaten Bogor masih semerawut dan jauh dari harapan,Program unggulan Pancakarsa belum mampu menjawab dinamika sosial yang terjadi di masyarakat, seperti masih banyak jalan yang rusak, sekolah yang tidak layak pakai, angka pengangguran meningkat tahun 2019 (9,77 persen), angka kemiskinan,” Ujarnya.

Lebih lanjut ikhsan menerangkan
“Begitu juga, penderita stunting semakin meningkat, dimana tahun 2018 1,6 persen dan 2019 meningkat menjadi 32,9 persen. Anak putus sekolah, tambang ilegal, pedagang kaki lima (PKL) tak tertata yang menghilangkan hak pejalan kaki, transportasi semrawut, mobil truk tambang tak jelas jam operasionalnya dan diduga kuat melebihi muatan beban sampai meresahkan masyarakat sehingga berujung maut. Pasar tradisional seperti khususnya di Barat Pasar Leuwiliang yang sangat tak terurus dengan wajah gerbang dan akses jalannya yang berantakan oleh pelapak dan masih banyak yang lainnya,” Tambah Iksan.

Demo hari ini menuntut bupati untuk Mengevaluasi Program Unggulan Panca Karsa yang selama ini di gaungkan,ada sembilan tututan mahasiswa antara lain

Bupati harus berlari kencang untuk menyelesaikan persoalan bukan pencitraan (Boling) dengan mendorong pemerataan pembangunan,

mendesak Pemprov Jabar untuk segera membuat jalur tambang,Meminta bupati segera mengeluarkan PERBUP yang mengatur regulasi mengenai jam operasional dum truck sebelum adanya jalur tambang,

Para pendemo pun Mendesak Bupati untuk segera menertibkan perusahaan tambang yang tidak sesuai PROTAP, SOP dan Legal Standing yang jelas.

Mendesak Bupati mengevaluasi perencanaan APBD agar tidak mubazir seperti pengadaan anggaran pembebasan lahan untuk pusat ibu kota pemekaran Bogor Barat yang belum jelasnya pencabutan moratorium pemekaran daerah dari Pemerintah Pusat.

Mendesak Bupati memastikan APBD digunakan untuk pembangunan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Mendesak Bupati mengevaluasi seluruh pasar tradisional yang dinaungi oleh PD Pasar Tohaga agar menjadi pasar yang bersih, tertata dengan baik dan memberi akses yang luas bagi masyarakat untuk jual beli.

Medesak bupati untuk menyelesaikan persolan stunting di bumi Tegar Beriman(GI/Red)

Related posts

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: