Bogor | Kabarindoraya.com

Jelang Musyawarah Kota (Mukota) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor, dengan agenda pemilihan Ketua Kadin periode 2020-2025, sejumlah pengusaha dan asosiasi mulai angkat bicara.

Mukota Kadin yang rencananya digelar 16 Desember mendatang, merupakan momentum untuk melakukan perubahan perubahan ke arah lebih baik bagi para pengusaha-pengusaha yang ada di Kota Bogor.

Ketua Asosiasi Rekanan Kontraktor Indonesia (Arkindo) Kota Bogor Tumpal Panjaitan memberikan harapan besar agar pelaksanaan Mukota Kadin ke-7 itu bisa berjalan dengan lancar dan baik.

“Artinya kami minta panitia di sini dalam menyelenggarakan pemilihan ketua Kadin agar fair, tidak ada intervensi dari pihak manapun, netral, dan kami juga berharap panitia agar menyiapkan tempat Mukota Kadin ini di tempat yang betul-betul nyaman, artinya kita bisa menjaga physical distancing dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata Tumpal, kemarin.

Ketika ditanyakan apakah dirinya akan maju dalam bursa pencalonan ketua Kadin, Tumpal menegaskan, bahwa ia tidak akan mencalonkan, tetapi akan mensuport dan mendukung penuh kesuksesan Mukota Kadin dalam hajatannya memilih Ketua baru.

“Ya, kalau saya sendiri sudah tua. Biarkan yang muda yang maju. Kita yang tua ini ngomong sajalah dari belakang. Biarkan yang muda yang berkarya, karena kami para senior membimbing saja, agar kedepan Kadin ini betul-betul memiliki roh. Selama ini kan Kadin ini kurang greget, kita lihat sampai saat ini kantor Kadin ini pun kurang layak, gedungnya lumayan tapi tidak tertata dengan baik. Jadi saya berharap kedepanyan agar bisa betul-betul menata kantor Kadin, organisasi berjalan dengan baik, berkolaborasi dengan semua bidang dan elemen,” jelas Tumpal.

Terpisah, Ketua Asosiasi Kontraktor Bangunan Indonesia (Akbarindo), H Muslimin mengatakan, Mukota Kadin akan menjadi momentum dalam memajukan Kadin kedepan di Kota Bogor. Ia berharap sebagai perwakilan bidang jasa konstruksi dengan adanya mukota, jasa konstruksi secara ekonomi meningkat. Sejauh ini memang peran Kadin masih kurang, terutama di jasa konstruksi. Yang kedua, mukota ini sebagai tolak ukur pertumbuhan ekonomi di musim pandemi covid, karena banyak sekali anggota Kadin yang tergabung dalam UMKM, masyarakat jasa konstruksi sangat terpengaruh.

Senada, dari AKSI Kota Bogor, Deni Andrianto menuturkan, dengan adanya pemilihan ketua Kadin yang baru ini bisa membuat para pengusaha Kota Bogor bangkit, karena dalam pandemi ini banyak yang terpuruk. Semoga dengan adanya ketua Kadin yang baru nanti, bisa saling bersinergi antara semua Asosiasi, bukan hanya kontruksi saja, tapi dari berbagai macam jenis usaha bisa membuat semangat baru, bangkit baru supaya usaha ini bisa lebih maju dan supaya imbas covid ini bisa terselesaikan dengan baik.

Terkait figur ketua Kadin kedepan, Deni menuturkan, menurutnya kriteria pemimpin Kadin Kota Bogor harus yang energik memiliki visi misi yang jelas, dan bisa bersinergi dengan Walikota Bogor serta pemerintahannya.

“Kebetulan juga kita yang tua tua ini, kita liat sekarang ini kan jamannya millennial, era digital yang mudah, makanya kita berpikir kenapa engga kasih kesempatan kepada yang muda muda untuk menjadi pemimpin Kadin kedepan. Jadi biarlah yang muda untuk berkiprah di Kota Bogor, kita yang tua ini hanya ngomong monitor, kita tegur yang salah, kita support biar yang muda yang berlari bersinergi berkolaborasi bersama Pemkot Bogor,” pungkasnya.

(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here