Depok| Kabarindoraya.com

Koordinator Kawan Hardiono (Kahar), Herry Budiman angkat bicara tentang konsteleasi politik di Kota Depok menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang.

Herry mengaku tertarik mengamati perjalanan dua kontestan yang akan bertanding pada perebutan kursi D1 nanti. Kepada media ini, dia memprediksi pertarungan akan berjalan landai, hanya riak-riak yang ramai, terutama dari para simpatisan.

Herry yakin Idris-Imam mampu mengalahkan Pradi-Afifah dalam segala bidang, terutama pada diskusi publik yang akan diselenggarakan secara terbuka, dimana diskusi itu nantinya akan beradu gagasan antar paslon.

Mantan Ketua Sekber Wartawan kota Depok itu menyebut Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono adalah pasangan ideal untuk berkompetisi di Pilkada Kota Depok. Hal itu dia nilai berdasarkan pengalaman dia sebagai pewarta.

“Pak Idris menurut saya sosok yang yang bersahabat dengan pewarta, apa yang ditanyakan selalu dijawab dengan bahasa yang tangkas, sesuai dengan data. Kalau pak Imam Budi Hartono, ya sudah tidak diragukan lagi perannya dalam dunia politik. Beliau kan sudah 4 periode duduk di kursi dewan, artinya soal ide dan pembahasan program sudah khatam,” kata Herry.

Selain itu, Herry menyebut kontestasi Pilkada Kota Depok tahun ini adalah sebagai “perang buka-bukaan antar paslon”. Karena kedua paslon tersebut pernah bersama memimpin kota Depok.

Judul tersebut dikatakan Heryy berdasarkan pengelihatan pribadinya tentang profil masing-masing dua paslon. Dia membaca, Idris pasti memenangkan duel politiknya melawan Pradi, semantara IBH, sapaan akrab Imam Budi Hartono memiliki kemampuan politik yang jauh lebih mumpuni dibanding Afifah Alia.

“Sepertinya sudah tahu semua ya perjalanan masing-masing kontestan Pilkada ini. Mereka kan kemarin satu paket D1 dan D2. Toh keduanya sudah berbuat untuk Depok. Jadi saya rasa masyarakat sudah bisa menilai sendiri,” tandasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here