Papua l Kabarindoraya.com

Senin tanggal 28 September 2020 pukul 08.15 s.d 11.35 WIT di Gapura Uncen atas Jl. Kamwolker Kelurahan Yabansai Distrik Heram Kota Jayapura telah berlangsung aksi unjuk rasa Front Mahasiswa dan Rakyat Papua dalam rangka menuntut pembahasan otonomi khusus yang harus melibatkan orang asli Papua.

Bertindak sebagai korlap Ayus Heluka (Mahasiswa Uncen Fakultas Hukum/Ketua Menteri Hukum & HAM BEM Uncen) dan diikuti sekitar 150 orang.

Adapun dalam aksi tersebut tuntutan masa aksi antara lain adalah; Menolak pembahasan Otonomi Khusus yang tidak melibatkan rakyat Papua, Otonomi khusus hanya kepentingan uang dan Jabatan maka Otonomi Khusus harus dikembalikan kepada rakyat Papua.

Dalam aksi tersebut yang menggunakan
buah megaphone, terdapat spanduk bertuliskan: FRONT MAHASISWA DAN RAKYAT PAPUA
Para Elit segera hentikan pembahasan Otonomi Khusus tanpa melibatkan rakyat Papua.

FRONT MAHASISWA DAN RAKYAT PAPUA; Para Elit segera hentikan pembahasan Otonomi Khusus tanpa melibatkan rakyat Papua.Kembalikan Otonomi Khusus kepada Rakyat Papua yang menentukan apa yang mereka inginkan.

Pangdam dan Kapolda segera usut
Pembunuhan Pdt. Yeremia Zanambane, S.Th Presiden Indonesia Joko Widodo segera tarik pasukan militer organik dan non organik dari tanah Papua.

Hentikan isu pemekaran diatas tanah Papua.

Selain spanduk tersebut, terdapat 5 buah pamflet bertuliskan, Kami Membutuhkan Guru, Bukan Militer.

5 buah pamflet bertuliskan, Militer Indonesia Stop Menekan Psikologi Rakyat.*** (ded)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here