Bogor | Kabarindoraya.com

Menjelang bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah Dewan Pimpinan Daerah Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kota Bogor meminta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI untuk lebih massif lagi mensosialisasikan dan mengawasi jaminan halal produk yang masuk dan beredar di Indonesia.

“Kami Minta BPJPH dan LPPOM MUI lebih serius lagi menjamin kehalalan produk yang masuk dan beredar di Indonesia.” Kata Fatholloh Fawait

Menurut ketua DPD Mahasiswa Pancasila Kota Bogor ini, negara
berkewajiban memberikan pelindungan dan jaminan tentang kehalalan produk yang dikonsumsi dan
digunakan masyarakat untuk menjamin setiap pemeluk agama dapat beribadah dan menjalankan ajaran agamanya masing-masing. Sebagaimana diamanahkan Undang-undang 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) .

“Menurut UU tersebut, Kementerian Agama melalui BPJPH dan MUI bertanggung jawab dalam kepastian halalnya sebuah Produk.” Katanya

“Jadi kami minta lembaga terkait menjalankan amanah UU JPH secara komprehensif.” Sambungnya

Pasalnya menurut sihol, sapaan akrabnya, masih banyak produk yang beredar di Indonesia belum sepenuhnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dimana produk halal wajib mencantumkan keterangan halal dan yang tidak halal pun wajib mencantumkan tidak halal.

“Berangkat dari pasal 26 UU JPH, Kami menduga masih ada produk yang belum bersertifikat Halal dan juga tidak memencantumkan keterangan tidak halal.” Ucapnya

Maka pihaknya mengajak masyarakat bersama-sama pemerintah lebih aktif lagi mengawasi dan mensosialisasikan jaminan produk halal untuk kenyamanan dan kelancaran kehidupan beragama khususnya ibadah di bulan suci ramadhan.

“Mari kita jaga bersama kepastian jaminan halal apa yang kita konsumsi.” Tutupnya

(Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here