Bogor | Kabarindoraya.com

Sangat ironisnya Proyek peningkatan Jalan Barengkok-Pabangbon di Desa Cibeber II, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor tahun anggaran 2020 diduga dikerjakan asal jadi. Dimana proyek bantuan Provinsi Jawa Barat senilai Rp10.233.700.000 yang dikerjakan PT BBP pengerjaan cor betonnya hanya dilakukan menggunakan mesin molen kecil dan menggunakan cangkul. Padahal seharusnya proyek jalan sepanjang kurang lebih 6 kilometer tersebut mengunakan ready mix atau beton yang sudah siap cor.

Asep warga RT 02 RW 07 Desa Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor mengatakan, penggunaan mesin molen untuk pengecoran jalan sudah terjadi sejak beberapa hari lalu. Alasannya menurut pria ini jika kontraktor menggunakan truk ready mix akan menghambat lalu lintas masyarakat yang akan lalu lalang melalui jalan tersebut.

“Ya sudah beberapa hari lalu pakai molen. Kita juga mempertanyakan kok proyek miliaran pakai mesin molen kecil. Seharusnya kan pakai truk ready mix. Kalau pakai molen biasa kan kekuatannya tidak tahan lama. Memangnya ngecor jalan di depan rumah,” kata Asep.

Sementara Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Bogor Andriawan saat dihubungi mengaku akan mengecek ke PPK terkait adanya laporan tersebut. “Terima kasih pak atas informasinya. Untuk lebih jelasnya saya akan cek ke anak buah saya selaku PPK, kebetulan saya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran,” kata Andriawan, Kamis (3/12/2020).

Menurut Ali Hakim wakil ketua kadin seharusnya proyek seperti ini harus pakai beacingplant (3/12/20)

Di lokasi proyek yang melakukan pengawas dari pihak kontraktor”Jajang , tidak ada ditempat saat media ini kelokasi Kamis(3/12/2020).

(Sa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here