Demak | Kabarindoraya.com

Wabah Covid-19 membawa berkah tersendiri bagi Slamet, warga Desa Tlogorejo Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Dia masih menjalankan usahanya di tengah pandemi, bahkan mampu memenuhi permintaan pasar dengan memproduksi miniatur kendaraan seperti mobil, truk bak terbuka, bus dan miniatur SPBU.

Proses pembuatan dilakukan manual dengan bahan baku utama triplek, tambahan paku, lem alteko, lem tembak, kawat. Hasil karyanya selain untuk hiasan ruangan juga bisa digunakan untuk mainan anak anak.

Menurut Slamet harga yang ditawarkan mulai dari Rp130.000 untuk ukuran panjang 35cm hingga Rp600.000 untuk ukuran panjang 1 meter. ”Harga tergantung ukuran dan modelnya, kami tawarkan mulai Rp130 ribu hingga Rp600 ribu,” jelas Slamet.

Usaha membuat miniatur mobil yang ditekuninya sejak 7 bulan kini justru mengalami peningkatan omzet dibandingkan sebelumnya. “Meskipun masih pandemi, Alhamdulilah permintaan pasar masih lumayan, banyak order yang masuk. Kemungkin karena masih pembelajaran daring siswa diharuskan belajar di rumah menimbulkan kebosanan, sehingga butuh selingan permainan,” ucap Slamet.

Dia mengaku yang paling laku di pasaran miniatur truk, untuk itu dirinya memperbanyak produksinya. Namun tidak menutup kemungkinan untuk membuatkan request dari konsumen.

Slamet melakukan pemasaran secara offline hingga online maupum platform penjualan lainnya. Hingga saat ini mainan buatannya terjual hingga ke pulau Sumatra dan Kalimantan.

“Saya jualnya di pasar juga saya tawarkan via online, Alhamdulillah banyak yang tertarik dan berminat untuk memiliki,” ujar dia.

(Mat.R)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here