Bogor Kabarindoraya.com |

Lelang pekerjaan Belanja Modal Pengadaan Konstruksi/Pembelian Gedung Kantor (Fisik Pemabangunan Gedung IGD PONEK)pada Kegiatan Pembangunan Rumah Sakit Rujukan Rdgional (BANPROP) yang saat ini mulai dilelangkan,ini bakal berdampak panjang.Hal ini terkait dengan persyaratan yang dirasakan sangat memberatkan para pengusaha.Persyaratan untuk ikut lelang yang memberatkan para kontraktor ini adalah kewajiban untuk menyediakan dana sebesar 20 persen dari Harga Penawaran Sendiri (HPS) dari tiga bulan sebelum memasukkan berkas lelang.

Dihubungi via whatsapp, Direktur Utama RSUD Cibinong dr Eko Wahyu tidak mau menjawab pertanyaan tentang dasar hukum persyaratan tiga bulan sebelum memasukan berkas lelang ke ULP harus sudah menyediakan dana sebesar 20 persen dari HPS proyek atau sekitar Rp 8,4 miliar di rekening koran perusahaan.

Meski diam atas pertanyaan landasan hukum penetapan tiga bulan sebelum ikut lelang harus menyediakan dana Rp 8,4 miliar, namun dr Eko Wahyu wengatakan jika semua persyaratan untuk lelang sudah sepenuhnya diserahkan kepada ULP Kabupaten Bogor. “Semua sudah kita serahkan pada ULP,” kata dr Eko Wahyu.

Lebih lanjut dr Eko Wahyu mengatakan, terkait pembangunan gedung RSUD Cibinong, pihaknya berharap bisa mendapatkan kontraktor yang baik, sehingga bisa mengerjakan proyek sesuai dengan waktunya. “Waktunya mepet, kita ingin pengusaha yang kuat modalnya,” katanya.

Sementara itu, di kalangan kontraktor mencurigai jika syarat tiga bulan sebelum memasukkan berkas lelang ke ULP Kab Bogor harus sudah menyediakan dana sebesar 20 persen dari HPS adalah syarat yang diduga untuk meloloskan kontraktor tertentu.”Peraturan Presiden nomor 16 tahun 2018 dan Peraturan Menteri PUPR Nomor 07/PRT/M/2019″,Hal ini karena dalam Perpres dan Kemen PU Nomor.07 Tahun 2019 yang menjadi dasar diadakannya lelang tidak tercantum adanya syarat tersebut.

Kepala ULP Kabupaten Bogor Bambam Setiadi ketika di konfirmasi terkait dasar hukum pihak kontraktor harus sudah menyediakan dana sebesar 20 persen dari Nilai Proyek HPS/PAGU Proyek Pembangunan IGD PONEK sekitar 8,4 miliar di rekening koran perusahaan, hingga berita ini diterbitkan Bambam belum memberikan konfirmasi jawaban kepada Kabarindoraya.com (TimRedaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here