Berita Daerah Bogor Raya Headline Hukum Kab Bogor Nasional News Teropong Warga 

PT Sentul City dan PT SGC Tak Berhak Menarik BPPL dari Warga

188 Views

 

 

 

Komite Warga Sentul City atau KWSC (sebagai pemohon kasasi) pada tanggal pada 27 Mei 2019 telah menerima Putusan Mahkamah Agung Nomor 3415 K/Pdt/2018 dalam perkara mengenai Biaya Pemeliharaan dan Pengelolaan Lingkungan (BPPL), yang selama ini ditagihkan kepada warga oleh PT Sukaputra Graha Cemerlang (PT SGC), anak perusahaan PT Sentul City Tbk.

Majelis Hakim dalam putusan Kasasi yang diketuai oleh H. Hamdi, SH, M.Hum tersebut telah memberikan amar putusan yang diantaranya sebagai berikut:

1. Menyatakan bahwa PT Sentul City dan PT SGC telah melakukan perbuatan melawan hukum;

2. Menghukum PT Sentul City dan PT SGC untuk membiayai pemeliharaan prasarana, sarana, dan utilitas di kawasan Sentul City sampai ada penyerahan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

3. Menyatakan bahwa PT Sentul City dan PT SGC tidak berhak untuk menarik BPPL dari warga di seluruh kawasan Sentul City karena bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Berdasarkan isi Putusan Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap tersebut, maka tak ada lagi alasan bagi PT Sentul City dan PT SGC untuk tidak melaksanakan isi putusan tersebut sesegera mungkin. Adapun upaya hukum luar biasa berupa peninjauan kembali, tidak bisa menunda pelaksanaan eksekusi putusan tersebut.

Dengan demikian sudah sangat jelas yaitu PT Sentul City dan PT SGC tidak berhak melakukan penagihan BPPL kepada warga di seluruh kawasan Sentul City. PT Sentul City dan PT SGC tidak boleh melayangkan surat peringatan pemutusan sambungan air bersih kepada warga yang menolak membayar tagihan BPPL.

Adalah merupakan kewajiban hukum bagi semua pihak di negara ini untuk mematuhi Putusan pengadiilan yang telah berkekuatan hukum tetap, karena putusan pengadilan yang merupakan produk hukum yang mengikat bagi pihak yang terdapat pada Putusan tersebut. Kepatuhan atas isi putusan tersebut juga dapat menjadi bukti adanya itikad baik dari sebuah perusahaan untuk melakukan usahanya secara baik dan benar sesuai hukum yang ada di Indonesia, serta apakah Perusahaan tersebut memiliki Good Corporate Governance (GCG). Di sisi lain apabila PT Sentul City dan PT SGC tidak mematuhi isi putusan yang telah berkekuatan hukum tetap tersebut, maka KWSC akan melakukan tindakan tegas baik secara perdata maupun pidana yang telah disediakan oleh peraturan perundang-undangan di Indonesia sebagai bagian dari pelaksanaan eksekusi putusan tersebut.

Demikian siaran pers ini kami sampaikan. Atas perhatian rekan-rekan jurnalis, kami mengucapkan terima kasih.

Sentul City, 10 juni 2019

Deni Erliana
Juru Bicara KWSC

Related posts

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: