Krui | Kabarindoraya.com

Bupati Pesisir Barat (Pesibar) Agus Istiqlal, meminta agar pengurangan tenaga kontrak daerah (TKD) di kabupaten itu di tunda.

Sebab kata dia, pengurangan tenaga kontrak daerah yang sebelumnya memang menjadi rencana pemerintahan kabupaten Pesibar akan berdampak luas dalam kinerja pemerintahan.

Karena sejauh ini, keberadaan TKD dalam tubuh Pemkab Pesibar memiliki peranan dan andil besar dalam kelangsungan roda pemerintahan dan mensukseskan program-program pemerintah serta pelayanan kepada publik.

“Yang melakukan pelayanan medis hingga tingkat paling bawah menyelesaikan permasalahan vaksin Covid-19, mereka adalah para medis berstatus TKD. Yang melayani masyarakat Pesibar membuat dokumen administrasi kependudukan, mereka adalah TKD di Disdukcapil, begitu juga dengan bidang lainnya,” kata bupati, dalam rapat koordinasi bulanan Pemkab, di Lamban Apung di kecamatan Pesisir Tengah, Rabu (24/11/2021).

Agus Istiqlal meminta kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk segera melakukan pengkajian Tunjangan Kinerja (Tukin) pegawai dikabupaten itu.

“Tunjangan Kinerja akan dikurangi untuk kita sedekahkan guna menggaji para TKD,” ungkapnya.

Agus juga memerintahkan untuk mempercepat pelantikan eselon IV dan berharap pelantikan dilaksanakan di minggu ke dua atau ke tiga pada bulan Desember 2021.

Plt kepala Badan Kegawaian Daerah (BKD) kabupaten Pesibar, Syahrial Abadi ( 24/11) dikonfirmasi terkait hal itu, mengatakan saat ini terdapat  dua ribu enam ratus lebih TKD di kabupaten itu.

“jumlah TKD sekarang antara 2.632 apa 2638, ragu saya ,tetapi antara angka itu. Ya tentu sesuai arahan pak bupati saja, gak akan pengurangan TKD kecuali ada yang malas. Kalau tentang anggarannya tentu itu ranah TAPD, kami belum tahu bagaimana teknisnya nanti. TAPD juga membahas Tukin, gak bisa jelaskan tentunya karena itu ada di TAPD,” kata Syahrial.

(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here