Dekan Sekolah Vokasi, Dr. Tjut Awaliyah Zuraiyah, M.Kom (kanan), Ketua KADIN, Yasfar Rizal (Tengah), Sekdis DPMD, Agus Putrono, SH, MH (Ketiga dari Kiri) saat menunjukkan MOU

Bogor | Kabarindoraya.com – Sekolah Vokasi Universitas Pakuan dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede melakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU) pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di Graha KADIN, Sabtu (05/06).

Penandatanganan MOU yang dilakukan oleh Ketaua KADIN Kabupaten Bogor, Yasfar Rizal dan Dekan Sekolah Vokasi Universitas Pakuan, Dr. Tjut Awaliyah Zuraiyah, M.Kom dan Kepala Desa Susukan, M. Irfan Syahrizal di saksikan langsung oleh Sekretaris Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DMPD) Kabupaten Bogor, Agus Putrono, SH, MH.

Dalam sambutanyan Sekdis DPMD Kabupaten Bogor, Agus Putrono, SH, MH memberikan apresiasi penandatangan MOU antara KADIN Kabupaten Bogor dengan Sekolah Vokasi Universitas Pakuan untuk pengembangan BUMDES di Desa Susukan.

“Saya apresiasi menandatanganan kerjasama antara KADIN dan Sekolah Vokasi Pakuan untuk pengembangan BUMDES di Desa Susukan,” kata Agus.

Sekdis berharap melalui MOU tersebut selain mampu meningkatkan SDM pengelola BUMDES, juga melahirkan model BUMDES percontohan di Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan yang sama Ketua KADIN Kabupaten Bogor, Yasfar Rizal mengatakan pihaknya memiliki komitmen untuk menfasilitasi peningkatan ekonomi Desa melalui pembinaan UMKM Desa dan BUMDES.

“”Kamar Dagang dan Industri menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 Tentang Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) adalah organisasi dunia usaha yang berfungsi sebagai wadah dan wahana komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha Indonesia, antara para pengusaha Indonesia dan pemerintah, dan antara para pengusaha Indonesia dan Universitas, mengenai hal-hal yang berkaitan dengan masalah perdagangan, perindustrian dan jasa dalam arti luas yang mencakup seluruh kegiatan ekonomi, dalam rangka membentuk iklim usaha yang bersih, transparan dan profesional, serta mewujudkan sinergi seluruh potensi ekonomi nasional berbasis Desa,” papar Yasfar lagi.

Sementara Dekan Sekolah Vokasi Universitas Pakuan, Dr. Tjut Awaliyah Zuraiyah, M.Kom mengatakan MOU ini merupakan komitmen untuk menjalankan fungsi Tri Darma Perguruan Tinggi Pendidikan, Pengabdian dan Penelitian, di mana dalam MOU ini, akan lebih fokus kepada program pembinaan desa dalam bentuk KKN Mahasiswa, Pendampingan Usaha Desa, Pelatihan Pelatihan serta peningkatan program pengabdian masyarakat.

Kepala Desa Susukan, M. Irfan Syahrizal  menuturkan, sangat mengapresiasi langkah kerjasama antara pihaknya dengan KADIN dan Sekolah Vokasi Universitas Pakuan.
“Saya berharap kerjasama ini bisa menggeliatkan potensi Desa di tengah-tengah warganya yang ingin mengembangkan desa tercinta.Tentunya tanpa dukungan masyarakat sekalian, desa kita takkan maju,”ungkapnya. (Red/G)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here