Bisnis Bogor Raya BUMD Headline Nasional News Pemerintahan 

SPAM Katulampa Diujicoba Pekan Depan

84 Views

 

Dirjen Cipta Karya Pastikan Kesiapan Infrastruktur

Bogor | Kabarindoraya.com

PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor mengagendakan ujicoba Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Katulampa pada 13-15 Mei mendatang. Kesiapan infrastrukturjuga dipastikan DirekturJenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Danis Hidayat Sumadilaga yang mengunjungi Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan Reservoir Cibanon, Selasa (7/5/2019).

Usai berkeliling meninjau lokasi SPAM, Danis mempersilakan PDAM Kota Bogor segera mengoperasikan SPAM Katulampa untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bogor. “Saya sudah lihat dari depan sampai reservoir, semua sudah bagus. Ya segeralah dioperasikan,” ujar Danis.

Kementerian PUPRjuga berjanji membantu penambahan kapasitas produksi SPAM Cikereteg atau SPAM Rancamaya sebesar 200 liter perdetik. SPAM ini digunakan untuk melayani masyarakat zona 1 yang pekan lalu sempat terganggu pelayanannya.

Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya menyambut gembira dukungan pemerintah pusat terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Kota Bogor. “Alhamdulillah ada bantuan Iagi untuk (SPAM) Cikereteg. Mudah-mudahan segera terealisasi,” ujar Deni.

PDAM Kota Bogor sendiri berecana melaksanakan ujicoba SPAM Katulampa pada 15 Mei mendatang. Namun seluruh persiapan sudah harus ready pada 13 Mei. “Pemasangan pipa di dekatjembatan tol juga sudah hampir selesai, tinggal enam batang lagi. Insya Allah selesai akhir pekan ini,” kata Deni.

SPAM Katulampa menjadi solusi permanen untuk meminimalisir gangguan pasokan air bersih di Kota Bogor. Dari pengolahan ini, air akan didistribusikan ke wilayah Cimahpar, Tanah Baru (Bogor Utara), serta Katulampa dan Baranang Siang (Bogor Timur). Total ada 18.148 sambungan rumah (SR) yang dilayani SPAM Katulampa.

Sementara distribusi eksisting ke wilayah Cimahpar dan Tanah Baru dari IPA Cipaku dan Dekeng, selanjutkan akan dialihkan ke wilayah kritis seperti Cimanggu dan Bogor Barat dari Pasir Kuda, Gunung Batu, hingga Bubulak dan Margajaya.

(Gie/*)

Related posts

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: