Bogor Raya Headline News Pemerintahan 

Sumber Mata Air Bersih Ditutup, Warga Cikeas Keluhkan Kekeringan

130 Views

 

Bogor | Kabarindoraya.com

Warga yang berada di wilayah Kampung Cikeas, RW 03, Kelurahan Katulampa, mengeluhkan dan protes karena sumber air bersih yang selama ini mengalir ke pemukiman warga ditutup oleh adanya aktifitas proyek pembangunan perumahan di daerah itu.

Sumber mata air bersih itu sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan selalu menjadi suplai air bersih bagi ratusan Kepala Keluarga (KK) di Kampung Cikeas. Salah satu tokoh masyarakat setempat, H. Maslahul Ihsan membenarkan bahwa ada sumber mata air bersih di wilayahnya yang ditutup oleh proyek pembangunan perumahan.

“Sumber mata air bersih itu dari dulu sudah ada dan dipergunakan oleh warga. Tapi oleh pihak perusahaan perumahan, sekarang sumber mata air itu ditutup. Warga tidak bisa berbuat apa apa, karena sumber mata air bersih itu ada di lahan yang sekarang akan dijadikan perumahan itu,” ungkapnya.

Akibatnya, sejak beberapa bulan kebelakang, warga sudah tidak bisa menikmati air bersih yang bersumber dari mata air alami itu. Bahkan sumber mata air gelontoran itu sudah tidak ada karena ditutup tanah proyek. Namun demikian, H. Maslah yang juga pimpinan Pondok Pesantren Sirojul Huda ini mengakui bahwa pihak perusahaan perumahan itu memberikan 3 sumur bor sebagai pengganti sumber mata air alami itu bagi kebutuhan warga.

“Tapi walaupun sudah dipasang sumur bor, tetap saja kebutuhan warga tidak tertangani karena air dari sumur bor juga terbatas. Sedangkan ratusan warga disini membutuhkan air bersih. Warga menginginkan adanya toren penampungan air yang berasal dari sumber mata air itu,” harapnya.

Ketika dikonfirmasi, Camat Bogor Timur, Abdul Wahid mengaku baru mendengar keluhan maupun ada permasalahan di warga Kampung Cikeas. Ia juga menegaskan akan segera menindaklanjutinya. “Saya baru tahu soal itu. Nanti kita tindaklanjuti dan meninjau kelokasi proyek untuk melihat sumber mata air yang dikeluhkan warga tersebut,” singkatnya.

(Red)

Related posts

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: