Bogor | Kabarindoraya.com
Bupati Bogor, Ade Yasin meninjau lokasi bencana banjir di Perum Villa Nusa Indah Desa Bojong Kulur Kecamatan Gunung Putri, pada Minggu (25/10). Hujan deras menyebabkan air dari Sungai Cileungsi naik setinggi 600 cm dan meluap menggenangi perumahan sekitar 170 cm.
Ditemui selesai melakukan peninjauan Bupati Bogor berharap kedepan BBWS dan Kementerian PUPR segera menyelesaikan persoalan Kali Cikeas dan Cileungsi karena keduanya berada di Kabupaten Bogor tetapi titik pertemuannya masuk di Bekasi.
“Saya minta BBWS dan Kementerian PUPR segera menangani masalah ini dan mudah-mudahan pada bulan November akan ada sosialisasi untuk pembangunan bendungan dan pelebaran sungai, yang tentunya harus juga didukung masyarakat,” katanya.
Kepada masyarakat, Bupati Bogor menyampaikan semoga bencana banjir kali ini yang terakhir, karena Pemerintah Kabupaten Bogor terus berusaha melakukan mitigasi setiap persoalan bencana dan di tahun 2021 diharapkan bisa dibangun oleh Pemerintah Pusat.
Ade Yasin juga menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati menjelang bulan Desember – Januari karena curah hujan cukup tinggi.
“Selalu adakan mitigasi Desa Tangguh Bencana,” ungkapnya.
Sebagi informasi tambahan korban tedampak bencana banjir di perumahan Nusa Indah Desa Kulur sebanyak 22 RW, 5.500 KK dan 22.000 jiwa, korban terancam sebanyak 150 jiwa sudah dievakuasi. Fasum terdampak 19 masjid dan mushola serta Sekolah Akbid Bunda Auni, Sekolah Daarel Salam dan Sekolah Bunda.  Korban mengungsi sebanyak  1.100 jiwa, lokasi pengungsian di  Balai Desa, Masjid Baiturahman dan mushola serta rumah warga yang berlantai dua dan rumah kerabat. (Andi/Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here