Bogor | Kabarindoraya.com

Pemerintah Kota Bogor belum bisa menghijaukan wilayahnya menjadi zona hijau, disaat Pemkot Bogor berusaha keras menurunkan angka penderita covid-19 terjadi kenaikan kembali penambahan kasus positif baru yang juga jumlahnya sangat tinggi yakni 49 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno menyebutkan di Bogor, Sabtu (14/11), dengan adanya tambahan 114 kasus positif yang dinyatakan sembuh pada Sabtu hari ini, maka kasus positif COVID-19 yang sembuh seluruhnya menjadi 2.061 kasus. Dalam penjelasan lanjutannya.

Sementara kasus positif COVID-19 pada Sabtu hari ini bertambah 49 kasus sehingga jumlah kasus positif COVID-19 seluruhnya menjadi 2.615 kasus.
Wakil Ketua DPD Mapancas Kota Bogor M. Fahri mengungkapkan ini menjadi warning bagi Pemkot Bogor terutama Satgas Covid-19 dalam menangangi Covid-19 ini.

“Penambahan ini menjadi alarm bagi Pemkot Bogor atau Satgas, artinya ada kecendrungan apa ini?,” kata Fahri.
Bahkan, Mapancas mendapat informasi dari masyarakat bahwa banyak pusat wisata yang membuka area lokasinya dan diduga lalai menerapkan protocol kesehatan dan itu terjadi di akhir pekan ini di lokasi wisata terbesar di Kota Bogor.

“Informasi dari masyarakat, ada pusat wisata yang lalai menerapkan protocol kesehatan, terutama berkerumun dalam jumlah besar dalam satu tempat, tidak menjaga jarak, dan banyak yang tidak menggunakan masker, ini jelas menjadi persoalan dalam penyebaran kembali covid-19 di Kota Bogor,” tegasnya.

Untuk itu, dirinya meminta sikap tegas Pemkot Bogor dalam menindak pusat wisata jikalau memang ada pelanggaran disana. “Kami sih berharap ada tindakan tegas, dan tidak tebang pilih dalam posesnya, katanya kita diminta sama-sama saling jaga,” imbuhnya.

Menanggapi informasi ini, Kasatpol PP Kota Bogor Agustiansyah menegaskan tidak akan pandang bulu dalam menindak pelanggar PSBB atau penangangan Covid-19 di Kota Bogor.

“Kita akan cek lokasi, kalau memang terbukti kita akan kenakan sanksi sesuai Perwali,” kata Agus. (shl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here