Bogor Raya Headline Nasional News Pemerintahan 

Tinjau Pedestrian Suryakencana Tahap II, Bima Terima Usulan Warga

45 Views

Bogor | Kabarindoraya.com

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Chusnul Rozaqi, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Rakhmawati, Kasatpol PP Herry Karnadi, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Anas S Rasmana, Dirut PD Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Muzakkir, Camat Bogor Tengah Agustiansyach dan Lurah Babakan Pasar Rena Da Frina meninjau lokasi rencana pembangunan pedestrian tahap dua di Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Kamis (12/9/19).

Bima Arya memeriksa rencana design dengan kondisi di lapangan. Karena banyak keinginan dari para pemilik toko untuk dibangun celukan celukan. Selain itu, pembangunan pendestrian yang di anggarkan sebesar 14 miliar ini juga diperiksa kesiapan tempat relokasi bagi para PKL.

Kepala Dinas PUPR Chusnul Rozaqi mengatakan, saat ini sudah ada masukan-masukan dari warga, sehingga sudah dilakukan perbaikan designnya.

“Kami tawarkan lagi ke warga, nanti mana yang lebih tepat dipilih. Sebelum dilaksanakan pembangunan,” ucap Chusnul.

Ia melanjutkan, terkait pembangunan, akan dipergunakan design awal dan disesuaikan dengan masukan masukan dari warga. Target dimulai pekerjaan pelaksanannya pada minggu depan harus sudah dimulai. Sedangkan untuk arahan dari Wali Kota Bogor, harus di cek secara keseluruhan soal batas batas dan celukan celukan.

“intinya, minggu depan harus sudah mulai pembangunan dan kami sudah sepakati soal batas pedestrian, termasuk celukan celukannya,” terangnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Anas S Rasmana menuturkan, setelah jadi pembangunan pedestrian, akan ada sentra kuliner, menurut nya ada sekitar 77 booth khusus kuliner nanti dikawasan Pedestrian tahap dua tersebut. Ia juga menjamin PKL akan mengikuti dan tidak akan menolak masuk ke koridor.

“Kami sudah lakukan pendataan dan PKL semuanya dijamin masuk ke sentra kuliner ataupun koridor. Jadi untuk pembangunan sudah clear dan siap dilaksanakan, PKL masuk semua nanti,” jelas Anas.

Ditempat yang sama, Kepala Dishub Kota Bogor, Rakhmawati menjelaskan, berdasarkan rapat bersama telah disepakati bahwa yang paling optimal dan tepat adalah pembangunan pedestrian dilakukan sesuai rencana awal selebar 3,5 meter pedestrian dengan adanya penyediaan celukan sepanjang 20 sampai 22 meter.

“Itu yang paling ideal dan tepat. Semuanya sepakat dan akan menggunakan opsi itu,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kawasan Jalan Suryakencana perlu dilakukan penataan dilatarbelakangi tingginya aktifitas masyarakat yang berhubungan dengan kegiatan perdagangan dan jasa sehingga berimbas kepada kebutuhan masyarakat terkait akses jalan, fasilitas parkir serta fasilitas pejalan kaki yang kurang optimal dikawasan tersebut. Penataan itu juga berkaitan dengan adanya rencana revitalisasi pedestrian tahap kedua di Jalan Suryakencana hingga ke Gang Aut.

“Jadi rencana manajemen yang akan dilakukan terkait penataan jalan Suryakencana terbagi dalam beberapa perencanaan. Penataan jalan Suryakencana akan berimbas pada jalan disekitar kawasan tersebut khususnya, Jalan roda ataupun Jalan Bata yang dijadikan sebagai tempat untuk berdagang para pedagang. Sehingga perlu dilakukan penataan pedagang yang ada dilokasi tersebut,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: