Bogor | Kabarindoraya.com

Tokoh HMI MPO Bogor Aripudin mengutuk keras Aksi Refresif oknum Satpol PP Kabupaten Bogor saat mengawal aksi mahasiswa dari HMI MPO Cabang Bogor di depan gerbang Kantor Bupati Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (17/9).

Padahal menurutnya, aksi mahasiswa ini merupakan bentuk penyampaian pendapat yang dilindungi Undang-Undang.

“Apa salah mereka, mereka sudah mengikuti aturan yang ada. Jadi, mengapa diperlakukan seperti hewan. Ada yang salah ini, di jiwa Satpol PP Kabupaten Bogor,” kata Aripudin.

Maka dari itu, dirinya dengan tegas meminta Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Kabupaten Bogor terutama kepada HMI MPO yang menggelar aksi bahkan yang terluka.

“Saya mengultimatum, agar kasatpol PP Kab Bogor meminta maaf secara terbuka, kepada public atas prilaku anggotanya,” tandasnya.

Seharusnya, kata Pria yang juga ketua LPBH NU Kabupaten Bogor ini, ada cara-cara yang humanis saat mengawal aksi demonstrasi dimanapun di wilayah Kabupaten Bogor apalagi Satpol PP merupakan pengawal perda bukan pengawal perorangan atau dinas tertentu.

“Intinya, saya kecewa adik-adik saya diperlakukan seperti itu. Sungguh tidak manusiawi,”ujarnya.

Sebelumnya,  Ketua HMI MPO Cabang Bogor, Wildan Nugraha mengutuk keras oknum aparat yang menggunakan cara-cara represif dalam menghalau massa aksi. Menurutnya, langkah yang diambil pihaknya dalam menyampaikan pendapat sudah sesuai dan dilindungi undang-undang.

“Kami mengecam keras oknum yang melakukan tindakan represif tadi. Karena bagaimanapun kita dilidungi dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Bukan dengan cara represif seperti itu,” kata Wildan.

(sihol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here