Bisnis Bogor Raya Headline Nasional News Pemerintahan 

Topping Off Swiss Bell Apartemen Batal Dihadiri Wakil Walikota

65 Views

Bogor | Kabarindoraya.com

Selesainya pembangunan stuktur ditandai dengan kegiatan Topping Off, seperti yang dilakukan pihak apartemen Swiss Bell di Jalan Pajajaran V, Kecamatan Bogor Utara. Dalam rencananya, acara Topping Off akan dihadiri Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim, namun akhirnya orang nomor dua di Kota Bogor itu batal hadir.

Staf PT Lorena Latersia Properti, Yamianda, EM membenarkan bahwa Wakil Walikota tidak jadi hadir dalam acara Topping Off, karena ada kegiatan lain di Balaikota yaitu menerima tamu dari Prancis membahas soal Trem. “Iyaa, pak Wakil Walikota tidak hadir di acara Topping Off ini, tapi disini aja unsur Muspika Bogor Timur yang hadir bersama para owner,” ucapnya.

Yamianda menerangkan, kegiatan Topping Off berjalan dengan baik dan dihadiri langsung owner dan berbagai pihak lainnya. Ketika ditanyakan soal adanya keluhan dan protes dari warga sekitar lokasi proyek, Ia menjelaskan bahwa pihaknya sejak awal sudah melakukan pendekatan dan langsung menemui warga tersebut.

“Kami sudah pendekatan dan langsung melakukan pendekatan, bahkan pihak pelaksanaa pembangunan sudah menemui warga. Jadi tidak ada penolakan, hanya keluhan warga soal dampak kebisingan. Tetapi persoalan itu sudah diselesaikan dengan warga,” kilahnya.

Menyangkut masalah jam kerja di lokasi proyek yang dikeluhkan warga, Yamianda yang didampingi Manajemen Konsultan PT Wira Nata Mulia, Triyono menegaskan bahwa soal jam kerja juga sudah diatur sesuai dengan keinginan warga yang mengeluh, sehingga secara prosedural sudah di ikuti.

“Kerja di proyek full selama 24 jam itu dilakukan ketika ada kegiatan pengecoran. Sekarang sudah selesai dan tinggal finishing, jadi kerjanya sudah tidak 24 jam penuh lagi,” tegasnya.

Triton menjelaskan, progres pembangunan kontruksi sudah selesai dan apabila dihitung persentasenya mencapai 40 persen, tinggal finishing. Ketinggian 10 lantai dan 1 basement dengan total luas lahan sekitar 9000 an, dan luas lahan yang digunakan untuk apartemen hanya 40 persen. Sisa lahan akan digunakan untuk pembangunan taman. “Target selesai pembangunan di bulan Juni 2020 dan langsung ke operasional,” tutupnya.

(Gie)

Related posts

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: