Berita Daerah Bogor Raya Headline Hukum Kab Bogor Kabar Daerah Nasional News Pemerintahan Teropong Warga 

Waduh..!! Proyek Jalan di Kecamatan Rumpin Terbengkalai Akibat Ditinggal Pekerjanya

152 Views

Bogor Kabarindoraya.com |

Proyek miliaran rupiah Diduga dikerjakan oleh Oknum Kontraktor nakal,ataukah pemain baru dikabupaten bogor ini terkesan kurangnya pengawasan,dan sangat berdampak merugikan kepentingan umum, yakni Proyek peningkatan ruas Jalan Cicangkal-Maloko di RW 06 Kampung Caul, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor terbengkalai karena sudah tidak lagi dikerjakan selama dua minggu lebih. Penyebab proyek terbengkalai karena ditinggal oleh pekerjanya yang pulang kampung karena tidak kunjung dibayar.

Hasil pengamatan di lapangan pada Selasa siang (19/11/2019) tidak tampak aktivitas pekerjaan di lokasi pengecoran jalan tersebut. Selain berdebu disisi lain jalanan yang belum dicor tersebut kondisinya juga becek karena air mengumpul di tengah-tengah karena tidak mengalir.

Paok warga RT4/06 Kp Caul Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin yang juga keamanan proyek tersebut mengatakan, sudah sekira 2 minggu proyek tidak lagi dikerjakan karena baik pekerja lokal maupun dari Cirebon sudah tidak berada di tempat.

“Dimana 12 orang pekerja asal Cirebon sudah pulang kampung akibat tidak kunjung dibayar upahnya oleh kontraktor proyek tersebut. Sementara lima orang pekerja lokal sudah dibayar penuh walaupun terlambat dibayar,” kata Paok.

Lebih lanjut Paok, honor dirinya pun belum belum dibayar selama 7 hari. “Bagaimana mau ditagih Dede sang mandor yang mengawasi proyek tersebut juga telah pulang ke Tenjo sementara handphonenya juga tidak aktif. Kalau kondisi seperti saya pesimis proyek dapat selesai tepat waktu. Lah ini saja sudah ditinggal begitu saja padahal baru sekitar 650 meter saja pengecoran jalan dilakukan,” Ucap Paok.

Terlihat dari plang papan proyek yang terpampang di lapangan proyek dengan nilai Rp3.600.960.000 dari pelaksanaan proyek dikerjakan oleh PT Tolping Jaya dengan waktu pekerjaan selama 100 hari kalender dimulai 6 September 2019.

Sementara Wati warga RT01/06 Kp Caul, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin merasa terganggu akibat terbengkalainya proyek tersebut. “Coba bapak lihat ini saya mau jual bensinkan jalanannya di pasang kayu untuk mengecor. Jadi pembeli harus memutar dulu, apalagi kalau siang hari, jalannanya sangat berdebu karena tak kunjung dicor. Saya dengar sih sudah ditinggal pergi sama pekerjanya sudah lebih 2 minggu karena tidak dibayar-bayar,” ungkap Wati pemilik Pom Mini di RT01/06 Kampung Caul, Desa Sukasari.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor Soebiantoro mengaku geram atas kelakuan kontraktor yang seenaknya saja meninggalkan pekerjaan proyek Jalan Cicangkal-Maloko yang belum diselesaikannya tersebut.

“Saya tidak akan bayar mereka. Inikan proyek pendahulu saya. Saya baru 4 bulan disini (di PUPR red). Tahun depan saya harap tidak ada lagi proyek seperti ini lagi,” ungkap mantan Kadishub Kabupaten Bogor ini dikutip dari Sindonews, Selasa (19/11/2019).

Hingga berita ini diturunkan belum mendapat konfirmasi dari pihak kontraktor proyek tersebut.(Redaksi/Sindonews)

Related posts

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: