Bogor | Kabarindoraya.com

Ekonomi Tumbuh Amanah Langgeng dan Sejahtera yang lebih dikenal dengan ETALS adalah program berbasis aplikasi digital dengan menyediakan galeri promosi dan pemasaran bagi para pelaku UMKM yang ada ditiap wilayah Kecamatan.

Program tersebut sebelumnya telah dilakukan sosialisasi dan persiapan oleh Bupati Bogor Ade Yasin melalui Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor. Diketahui program ETALS digaungkan guna membantu para pelaku UMKM yang ada diwilayah Kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Keberadaan ETALS berupa Galeri UMKM dapat membantu meningkatkan promosi dan memperluas jaringan pemasaran atau penjualan produk-produk UMKM dari desa-desa yang ada di Kecamatan setempat, keberadaan Galeri ETALS bisa meningkatkan promosi dan memperluas jaringan penjualan produk UMKM, sehingga kedepan diharapkan mampu meningkatkan ekonomi para anggota Koperasi dan UMKM yang ada didaerah Kabupaten Bogor.

Diketahui sasaran ETALS adalah Gerai UMKM dan diharapkan ada disetiap Kecamatan diseluruh Kabupaten Bogor untuk menunjang pertumbuhan ekonomi di Desa .

Sesuai dengan Pedum Galeri ETALS yang dibiayai dari APBD sebesar Rp50 juta harus berupa tempat yang permanen seperti Ruko atau Toko yang layak dengan letak yang strategis dan terjangkau serta mudah diakses oleh masyarakat.

Pantauan Media ini,Galeri atau Gerai ETALS Kecamatan Parung yang ada di Terrminal Bus Bayangan (seberang Kantor Desa Parung) yang berukuran sekitar 2,5 meter X 6 meter sebanyak 2 unit menjadi pertanyaan yang serius karena tidak layak (layaknya kandang ayam-red.) sebagai Gerai ETALS yang mewakili Kecamatan Parung tersebut.

Karena Gerai ETALS berfungsi sebagai alat promosi maka hendaknya berada diwilayah yang terlihat dan mudah dijangkau masyarakat, sedangkan ETALS yang ada diwilayah Parung kurang nyaman karena berada diarea Terminal Bayangan atau Terminal Transit Bus Luar Kota yang memang kondisinya ramai, tapi lebih banyak supir atau kernet bus yang sedang istirahat.Adapun bangunan kios yang dijadikan tempat ETALS sangatlah memprihatinkan boleh disebut kondisinya asal jadi.

Selain itu Prosedur Pembiayaan ETALS dalam pencairannya tidak menjalankan mekanisme yang seharusnya, tidak ada pemberkasan dalam pendiriannya bahkan terkesan dalam program ETALS ini Camat Parung dikangkangi pihak desa karena dalam pencairannya tidak ada tandatangan persetujuan dan sepengetahuan Camat Parung dan menurut narasumber yang diwawancarai oleh wartawan pencairan dana langsung ditransfer ke Pemilik Kios bukan ke Koperasi Kecamatan Parung.

Ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut Kabid Koperasi UKM Yudi membenarkan kalau ETALS Kecamatan Parung belum berbadan Hukum namun sudah mencairkan anggaran APBD di Bulan Desember 2020 dan memulai kontrak tempat bulan Februari 2021.

Sementara Ketua Forum UMKM Kecamatan Parung Lestari ketika dikonfirmasi terkait Koperasi tersebut pihaknya membenarkan, “kami belum memiliki badan hukum berupa Koperasi dan sekarang dalam proses pengurusan,” ucapnya.

Dalam hal ini,” Robby Faisal Ketua Gerakan Pemuda Nusantara (GPN)Selasa (4/5),Proyek tersebut yang tersebar di seluruh kecamatan se-kabupaten Bogor,Ini besar uang negara yang terserap untuk UMKM ETALS,Ya intinya saya minta Dinas Koperasi Kabupaten Bogor, Agar tepat sasaran agar tidak terjadi MarUp Dana Alias KKN, lebih lanjut Robby Faisal meminta inspektorat,Kejaksaan menindaklanjuti Fisik UMKM ETALS ini tandasnya.

(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here