Bogor Raya Headline News Pemerintahan 

Warga Tegallega Turunkan Spanduk Provokatif 

151 Views

 

Bogor | Kabarindoraya.com

Banyaknya spanduk spanduk bertuliskan provokatif baik yang menolak ataupun mendukung rencana pembangunan apartemen Grand Park Pakuan di Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, disikapi oleh warga dengan aksi menurunkan spanduk spanduk yang terpasang di beberapa wilayah Tegallega.

Puluhan spanduk yang terpasang di sekitar lokasi rencana pembangunan apartemen, diturunkan oleh warga yang berasal dari para tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Tegallega. Tokoh masyarakat Tegallega, Ferry Rosidin menegaskan, tindakan penurunan spanduk spanduk itu karena spanduk yang dipasang bertuliskan provokatif.

“Kita ingin ada kebersamaan dan persaudaraan terjalin di Tegallega ini. Jangan sampai terpecah belah dan terjadi konflik horizontal di wilayah kami karena adanya spanduk spanduk bertuliskan provokatif,” tegasnya.

Ferry bersama seluruh warga di Tegallega sepakat untuk menurunkan semua spanduk, baik spanduk yang menolak ataupun memberikan dukungan kepada pembangunan apartemen. Terkait adanya warga yang menolak, Ferry menyarankan agar menempuh jalur hukum sesuai tempatnya, baik menggugat ke pengadilan atau mengadu ke Pemkot Bogor.

“Silahkan tempuh jalur hukum apabila warga mau menggugat. Tetapi jangan membuat konflik disini dengan memasang spanduk provokatif. Ini sudah ada produk hukum yaitu IMB yang sudah dikeluarkan oleh Pemkot Bogor. Jadi kami sebagai warga hanya mendukung produk hukum yang sudah dikeluarkan oleh Pemkot Bogor,” tandasnya.

Terpisah, Ketua LPM Sagala menerangkan bahwa warga apabila tidak setuju, bisa menempuh jalur hukum. Proses rencana pembangunan apartemen itu sudah berjalan 4 tahun, sampai Pemkot Bogor sudah mengeluarkan IMB. Kesepakatan juga sudah terjadi, yang awalnya pihak apartemen mengajukan 22 lantai, tapi sudah dipangkas menjadi 8 lantai.

“Kami menghimbau warga mengikuti program Pemkot Bogor. Datangnya investor ke Kelurahan Tegallega sangat membantu warga, baik di bidang ketenagakerjaan dan lainnya. Juga kehadiran investor ini meningkatkan PAD untuk Pemkot Bogor. Jadi kami meminta warga mendukung pembangunan di wilayah,” harapnya.

Tokoh pemuda Tegallega, Robbi Chasan menambahkan, keberadaan spanduk provokatif sangat menggangu ketentraman dan kenyamanan warga. “Kami menurunkan semua spanduk yang berhubungan dengan rencana pembangunan apartemen. Kami ingin situasi disini kondusif dan aman,” pungkasnya.

(Gie/*)

Related posts

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: