Bogor | Kabarindoraya.com

Jawa Barat akan menjadi penyelenggara bagi Konferensi New Rural Agenda di Kassel,-Jerman pada 2022, sebagai bagian dari Documenta 15. Perhelatan ini merupakan konferensi yang mencoba mengajukan strategi kebudayaan dan bagaimana komunitas dapat menjadi bagian dari pembangunan kultural sebuah wilayah, khususnya membayangkan ruang hidup yang berkelanjutan.

Konferensi tersebut dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa dalam sistem nilai yang dominan saat ini, ‘membangun’ dengan menempatkan kemajuan ekonomi dipercayai oleh negara sebagai sebuah keniscayaan di dalam proses kemajuan. Gelombang perubahan yang disebabkan oleh pembangunan telah menimbulkan banyak sekali proses transformasi, tidak hanya lansekap geografis dan kepadatan penduduknya yang terus melonjak, lansekap budaya dan sosial, atau politik juga turut berubah. Di sisi lain, kemampuan masyarakat untuk mengolah sumber daya lokal yang dekat dan tersedia, memang telah terbukti dapat menjadi modal kultural yang efektif di dalam menghadapi persoalan-persoalan di lingkungannya. Praktik-praktik tersebut, yang berbasis di pedesaan dan di luar perkotaan, tidak hanya mengolah sumber daya di dalam artian menggunakan, di saat yang sama juga berperan di dalam merawat dan melindungi keberlangsungan sumber daya dan hidup antar sesama. Dengan demikian, wilayah perdesaan menjadi lokus yang masuk akal untuk membicarakan keselamatan dan masa depan bersama di tengah-tengah hidup dari satu pandemi ke pandemi lainnya.

Bentuk yang digunakan di dalam konferensi ini adalah pernyataan artistik dan performatif dengan pelibatan rasa. Hal ini penting untuk menguji coba model lain konferensi tingkat tinggi yang pernah ada, yang biasanya fokus pada argumentasi berbasis logika elit yang eksklusif. Pendekatan artistik dipilih sebagai medium yang inklusif bagi berbagai macam pihak, seluruh penghuni bumi, termasuk aspek non-human untuk berpartisipasi. Tidak hanya argumentasi berbasis komunikasi verbal, konferensi ini akan banyak melibatkan panca indera sebagai cara berkomunikasi seluruh peserta.

Menuju Konferensi New Rural Agenda di Kassel nanti, empat konferensi lokal di Indonesia akan diselenggarakan di berbagai wilayah berbeda. Konferensi Kepala Desa (Jatiwangi), Konferensi Perempuan (Poso, Sulawesi Tengah), Konferensi Generasi Muda (Maumere, NTT), dan Kongres Para Tanah (Bogor), diselenggarakan sebagai cara untuk melibatkan masyarakat lokal, pelaku budaya, dan aktivis akar rumput di dalam merumuskan agenda-agenda yang akan dibawa dan dipresentasikan di Kassel bulan Juni nanti.

Kongres PARATANAH pada tanggal 23 Maret 2022 ditasbihkan sebagai konferensi pembuka sebagai pernyataan bahwa aspek non-human merupakan bagian sentral dari Konferensi New Rural Agenda nanti. Melibatkan aspek inderawi untuk terhubung dengan material tanah yang beragam, konferensi ini berbentuk presentasi dari tim New Rural Agenda kepada awak media dan publik.

 

(Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here