Warga Tak Sabar Bubarkan Pendemo depan Istana Bogor

0
90

Bogor | Kabarindoraya.com

Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor menggelar aksi unjuk rasa di jl Ir Juanda depan kantor Bakorwil di bubarkan paksa oleh ratusan pengendara motor dan kendaraan roda empat yang melintasi Jalan, Ir. H. Juanda, (SSA ) Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (12/4).

Petugas gabungan melakukan blokade untuk menahan iring iringan mahasiswa yang akan berorasi di pintu utama Istana Bogor. Kepolisian melakukan rekayasa arus lalu lintas dan mengalihkan arus kendaraan arah Zebaot ke Jembatan Merah.

Saatnya berbuka puasa dan Sholat Magrib, warga Kota Bogor baik pengendara sepeda motor dan roda empat, tidak sabar untuk melintas di jalan tersebut. Tanpa komando membuka water barier sudah di siapkan petugas keamanan.

Setelah berhasil menerobos water barrier, para pengendara itu membubarkan paksa mahasiswa yang melakukan aksi dengan membunyikan klakson dengan bersamaan tepat di hadapan para mahasiswa yang melakukan Border hidup.

Salah satu perwakilan dari HMI berdiri dengan menggunakan pengeras suara menyampaikan kepada mahasiswa aksi unjuk rasa untuk menguatkan border hidup. Dia mengatakan jangan munculnya penyusup.

“Barisan, jangan sampai ada penyusup, tetap amankan, kuatkan border,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro memberikan arahan kepada anggota Polresta Bogor Kota dibantu anggota dari TNI untuk membuka kawat berduri (berier) yang melintang tepat di depan aksi unjuk rasa.

“Harap tenang, akan kami buka dan segera kembali bisa dilintasi, dan kepada para mahasiswa aksi Silahkan membubarkan diri, banyak pengguna jalan yang ingin memakai akses jalan ini,” tegas Kapolresta.

Setelah kawat barier dibuka selanjutnya para pangendara bisa melalui jalan SSA walaupun hanya satu jalur. Atas kesadaran sendiri para mahasiswa pengunjung rasa membubarkan diri secara tertib dan aman. Mereka dalam pengawalan petugas gabungan TNI – Polri.

Aksi mahasiswa dari HMI Bogor ini menyampaikan aspirasi masyarakat, menuntut atas kenaikan harga bahan pangan pokok dan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya Pertamax dan Kota Bogor kondusif.

(Red**den)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini