Kegiatan Sanlat dan Budi Pekerti Menjadi Pengisi Bulan Suci Ramadhan di SMP Negeri 2 Jasinga

0
11

 

Bogor | Kabarindoraya.com

SMPN 2 Jasinga mengadakan kegiatan pembinaan budi pekerti untuk mengisi bulan suci Ramadhan. Kegiatan pembinaan Budi pekerti ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan visi SMPN 2 Jasinga agar peserta didik memiliki akhlak mulia, menguasai kemampuan dan kecakapan berpikir, dan menjadi anggota masyarakat yang bermanfaat dan memiliki kemampuan yang terpuji.

Hal tersebut dilakukan untuk melakukan transmisi sistem nilai yang memungkinkan peserta didik mengalami perubahan sikap, sifat dan perilaku secara lebih positif.

Materi materi seperti etika, pergaulan remaja, bullying, anti narkoba dan lain lain yang berkaitan dengan akhlak remaja menjadi materi yang wajib diberikan kepada peserta didik untuk mengimbangi pengaruh perkembangan pergaulan remaja yang negatif yang ada di lingkungan sekitar.

Setelah kegiatan pembinaan budi pekerti selesai, dilanjutkan dengan kegiatan pesantren kilat yang diadakan selama dua hari. Hari pertama diisi oleh ustadzah iis khoerunnisa S.Pd.I PENYULUH PAI yang berasal dari Cigudeg.

Kegiatan yang menutup rangkaian acara ramadhan di SMPN 2 Jasinga yakni kegiatan santunan anak yatim yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun, hal itu ditujukan untuk membelajarkan siswa-siswi SMP Negeri 2 Jasinga agar menyayangi anak yatim.

Dana santunan berasal dari berbagai sumber. Siswa mengumpulkan sumbangan dari sisa uang jajan selama kurang lebih dua minggu sebelum kegiatan santunan diadakan. Guru-guru juga turut serta memberikan sumbangan yang jumlahnya bervariasi. Selain itu panitia kegiatan juga memperoleh sumbangan dari para donatur di sekitar lingkungan sekolah.

Koordinator penyelenggara kegiatan santunan, Hafi Lutfiah, S.Pd mengatakan, bahwa kegiatan ini mendapat dukungan dari Baznas Kabupaten Bogor dengan cara menggunakan tiga bulan setoran zakat dari ASN di SMPN 2 Jasinga.

“Kegiatan ini diawali dengan sholat dhuha bersama di lapangan. kemudian dilanjutkan dengan sholawatan yang dibawakan oleh siswa siswi peserta ekskul khotmil,” Lanjut Hafi

Sementara itu, Kepala sekolah, Endang Setiyaningsih, S.Pd, MM berharap kegiatan ini tetap terus rutin dilaksanakan untuk menanamkan pembiasaan pada peserta didik agar mencintai anak yatim sesuai dengan ajaran agama Islam.

“Penumbuhan rasa empati siswa terhadap teman teman yatimnya dipupuk dengan cara menyisihkan uang jajannya setiap hari selama kurang lebih satu minggu selama bulan Ramadan.” Jelas endang kepada wartawan, Selasa 2 April 2024

“SMPN 2 Jasinga akan terus berusaha semaksimal mungkin terus memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran dan pembiasaan positif di berbagai bidang”, ungkapnya.

(Fauzan)

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini