Peresmian Museum Pajajaran yang Belum Selesai Diprotes Budayawan Bogor

0
1781

Kota Bogor | Kabarindoraya.com

 

Akan dilakukannya Peresmian Museum Pajajaran di Batutulis, Kota Bogor, oleh Walikota Bogor Bima Arya menuai protes para budayawan Bogor. Mereka menilai peresmian museum tersebut terlalu terkinian dikarenakan pembangunannya belum selesai 100 persen.

Disamping itu para budayawan juga menyoroti beberapa pelanggaran yang terjadi dalam pelaksanaan pembangunan museum tersebut.

Aliansi komunitas Budaya Jawa Barat bersama Ormas menyatakan sikap tidak setuju dengan rencana peresmian Museum Pajajaran di Batutulis, Kota Bogor, yang akan dilaksanakan Jumat, 22 Desember 2023.

Sekjen Aliansi, Tb Lutfi Suyudi, peresmian museum tersebut dinilai terlalu dini karena pembangunannya belum selesai 100 persen.

“Pembangunan museum ini baru mencapai 70 persen. Masih banyak pekerjaan yang belum selesai, seperti pembangunan prasasti Batutulis, taman, menara, amply teater, tembok pagar, dan ornamen batu lainnya,” ujarnya

Lutfi saat bertemu awak media Kamis (21/12).

Lutfi juga menyoroti beberapa pelanggaran yang terjadi dalam pelaksanaan pembangunan museum tersebut. Salah satunya adalah penggunaan material dinding yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

“Dalam kesepakatan awal, material dinding menggunakan bata merah. Namun, dalam pelaksanaannya, pihak kontraktor menggunakan hebel,” kata Lutfi, Sekjen Ormas GJS (Garda Jawara Silat).

Lutfi juga mempertanyakan sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang tidak melibatkan pihak budayawan dalam proses pengawasan pembangunan museum tersebut.

“Padahal, kamilah yang memberikan masukan dan desain untuk museum ini. Namun, kami sama sekali tidak dilibatkan dalam pengawasan pembangunannya,” jelas Lutfi.

Lutfi memohon kepada Pemkot Bogor untuk menyelesaikan pembangunan museum tersebut secara menyeluruh dan sesuai dengan kesepakatan bersama.

“Museum Pajajaran ini adalah milik masyarakat luas. Oleh karena itu, pembangunannya harus melibatkan semua pihak, termasuk para budayawan,” ujar Lutfi.

Lutfi juga menyinggung DPRD Kota Bogor diminta untuk lebih proaktif membela masyarakat, khususnya para budayawan, dalam perjuangan pembangunan Museum Pajajaran.

( Abah Ii )

Advertisement

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini