Depok | Kabarindoraya.Com

Sudah seharusnya Aparatur Sipil Negara (ASN),jadi panutan dan bukan sebaliknya,diduga seorang ASN yang bertugas disekitar Kecamatan Tapos, dihari kerja dan lalaikan tugasnya dalam pelayanan ke masyarakat,Mala enak-enakan bawa istri orang ke sebuah hitel diseputaran kota Bekasi Jawa Barat.

Ditemui N belum lama ini,kepada Jurnalis Media ini berkelu-kesa, saya kesal kepada S(ASN),yang bertugas di salah satu kantor Wilayah di Kota Depok,dia tidak bertagung jawab apa yang sudah dia lakukan terhadap saya.

” Bermula dari saya mengurus surat dikantor dia, tapi tidak selesai-selesai, terus saya dirayu dia (S),dan tergoda,malah ketika surat itu jadi, saya dirayu dengan berbagi janji dan mau dikawin.

Ahirnya saya kerayu,pertama saya inga dibawa dihari Jumat ke salah satu hotel sekitar kota Bekasi, ” jelas perempuan bersuami ini.

Lebih lanjut N mengatakan,setelah itu saya diiming-imingi dibelikan handphone, eh ternyata HP itu credit dan setiap tanggal 5 setiap bulanya harus dibayar,karena HP saya dibanting suami jadi hancur dan rusak.

” Dengan alasan bayar HP saya diajak lagi ke hotel, dan serunt untuk melakukan perbuatan yang seharusnya tidak kami lakukan. Dan kadang pindah hotel ke wilayah puncak, hampir mau setahun perbuatan ini kami lakukan, ” jelas perempuan cantik ini.

Dia juga menjanjikan mau nikahin saya dibawa tangan,saya mulai muak dengan tingka dan ula dia, sampai rumah tanga saya terancam bubar.

” Saya mau walikota Depok Dr.KH Idris harus menindak dan Badan Kepegawaian Daera, untuk memanggil ni ASN yang brengsek dan biar dipecat,karena sudah melalaikan tugasnya dan merusak rumah tanga saya,seharusnya S itu jadi pamong, ” ucap perempuan beranak satu.

 

(Rudi Harahap).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here