Kabarindoraya.com | PANDEGLANG - Anggota Komisi IV DPR RI Arif Rahman menilai Kabupaten Pandeglang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sentra budidaya ikan air tawar. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi penunjang program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menopang kebutuhan ikan di wilayah Jakarta yang cukup tinggi.
“Pandeglang ini potensinya memang harus menjadi perhatian khusus KKP. Airnya bagus dan wilayahnya banyak yang bisa dimanfaatkan. Ini potensi besar yang ke depan bisa menopang program MBG,” kata Arif Rahman di sela kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Balai Budidaya Ikan Air Tawar, Curug Barang, Pandeglang, Banten, Kamis (22/1/2026).
Legislator daerah pemilihan Banten I ini menyebutkan, jika budidaya ikan nila dan lele dapat dimaksimalkan, Pandeglang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan daerah sendiri, tetapi juga berkontribusi sebagai daerah penyangga kebutuhan ikan untuk Jakarta.
“Kebutuhan ikan Jakarta cukup besar. Kalau budidaya di Pandeglang ini dimaksimalkan, tentu bisa menjadi penunjang,” ujarnya.
Arif Rahman menegaskan, kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Pandeglang merupakan bentuk komitmen DPR RI bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat daerah.
Ia juga menyatakan dukungan terhadap program pemerintah daerah agar budidaya ikan air tawar di Pandeglang dapat berkembang menjadi sentra nasional.
“Kami pasti mendukung program pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakatnya, supaya budidaya ikan nila dan lele di sini bisa menjadi sentra dan mendapat perhatian khusus pemerintah ke depan,” katanya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP Tb Haeru Rahayu mengatakan, pemerintah melalui KKP bersinergi dengan Komisi IV DPR RI dengan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil budidaya ikan di daerah.
“Kami sebagai unsur pemerintah dan mitra Komisi IV bersinergi untuk melihat langsung bagaimana situasi dan kondisinya. Tadi kami lihat sudah cukup baik, namun perlu ditingkatkan,” ujarnya.

.png)