Kabarindoraya.com | Ciampea - Munculnya usulan dari beberapa tokoh warga di Kampung Cihideung Ilir RW 03, Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, yang menawarkan solusi dalam mengatasi masalah sampah yang kerap menumpuk di Saluran Irigasi Utama (SIU) Cihideung Ilir agar tidak berlarut larut dan carut marut, usulan lisan dari tokoh warga RW 03 tersebut adalah, sesegera mungkin Pemerintah Desa Cihideung Ilir Pimpinan H. Ilman, mau mengaktifkan lagi dua petugas irigasi desa yang disebut Ulu Ulu.

"Menurut sepengetahuan saya, dulu di Desa Cihideung Ilir, tidak pernah ada masalah sampah yang menumpuk disaluran Irigasi, karena ketika itu desa masih punya dua orang petugas Ulu Ulu yang bertanggung jawab pada kebersihan dan kelancaran aliran irigasinya", kata Pepep (bukan nama asli) kepada Kabarindoraya.com, Kamis (4/09/2025).

Pepep melanjutkan, dimana dulu saat desa masih punya petugas irigasi yang disebut Ulu Ulu bertanggung jawab atas kelancaran dan kebersihan aliran irigasinya.

"Maka Saluran Irigasi desa Cihideung Ilir selalu bebas dari sampah, namun setelah kepala desa lama berganti dengan Kades baru, ironisnya kedua petugas Ulu Ulunya diberhentikan tanpa alasan jelas, sehingga kini, sepanjang aliran Irigasi Utama Cihideung Ilir, setiap hari selalu ditutupi tumpukan sampah",tandasnya.

H. Ilman Kepala Desa Cihideung Ilir saat di konfirmasi Kabarindo Raya.com soal Sampah yang melulu bertumpuk di Saluran Irigasi desanya itu, pada awalnya ia mengaku pusing soal urusan sampah, tetapi setelah dijelaskan adanya usulan dari beberapa warga, agar desa mau mengaktifkan kembali petugas Irigasi (Ulu Ulu), akhirnya Kades menyatakan setuju.

"Saya sangat setuju kalau petugas irigasi atau Ulu Ulu didesa kami di aktifkan lagi",bebernya.

Dan Kades beralasan, kenapa saat ia duduk menjadi Kades Cihideung Ilir, kedua orang petugas Ulu Ulunya ia berhentikan.

"Ya Karena lahan lahan pertanian dan perkebunan di desa kami sudah menyusut akibat pembangunan, meskipun ada, tetapi luasnya sangat terbatas, bahkan kini sudah banyak berdiri rumah rumah penduduk, ditambah pihak UPT dari dinas pengairan Kabupaten Bogor sudajh tidak punya anggaran lagi untuk membayar honor kedua petugasnya"ungkapnya.

Tetapi setelah melihat masalah sampah di saluran Irigasi desa semakin carut marut dan sulit diatasi sambung Kades, maka pemerintah desa Cihideung Ilir siap merekrut kembali petugas Ulu Ulu yang nanti bertanggung jawab pada kelancaran dan kebersihan sepanjang saluran irigasinya.

"Desa siap membayar gajih bulanan petugas Ulu Ulu nya, tapi dengan catatan, untuk honor Ulu Ulu nya, kami dari pemerintah Desa Cihideung Ilir mohon diarahkan oleh pemerintah Kecamatan maupun Kabupaten Bogor soal aturan atau Regulasi, dari dana apa saja yang boleh dipergunakan desa untuk membayar honor mereka",tukasnya. 

Sayangnya saat Kabarindo Raya.com menghubungi Camat Ciampea Drs. pardi untuk dimintai tanggapannya, Camat lebih memilih bungkam emoh menyikapi. (Jef)