Kabarindoraya.com | Bogor - Direktur investasi Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Kementrian Désa Republik Indonesia ,senin ,8/9/2025 bertempat di kampung Pasir Kalong RT.14/04 Desa Antajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor meresmikan Rumah Puyuh ,berupa Budi Daya ternak Puyuh Petelur yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa Sinta Taruna Mandiri Antajaya.
Direktur Investasi dari Kementrian Desa Aditya Hendra Krisna memyampaikan berterima kasih kepada pemerintahan Desa Antajaya yang telah mengundang kami , dan kami sangan apresiasi karna ini merupakan moment pertama suatu kegiatan budidaya Ternak Puyuh Petelur di Desa Antajaya di wilayah Kabupaten Bogor, program Rumah Puyuh petelur ini bisa menjadi percontohan pengembangan usaha di pedesaan, tentunya kami sangat mendukung sekali, saya berharap Desa berkolaborasi dengan pihak pihak atau badan usaha daat bekerja sama di bidang investasi usaha pengembangan ternak Puyuh Petelur ini, bahkan dengan usaha usaha pengembangan lainnya dengan menuangkan konsep pengembangan selain ternak puyuh seperti eco wisata juga,Kedepan pengembangan potensi wilayah,mudah mudahan Ini bisa terus dilakukan oleh Bumdes,kami berpesan nanti Tolong Buatkan proposal pengembangan potensi selain ternak puyuh Petelur dan komoditas lainnya.
Kepala Desa Antajaya Andi pamungkas memgatakan,berterima kasih atas kehadiran Bapak Direktur Investasi yang Sudah berkenan hadir, ditengah masyarakat
kami sangat berbangga sekali didesa antajaya bisa hadir di tengah-tengah kita Direktur pelayanan investasi ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri karena biasanya desa yang uber-uber pengen ke kementrian tetapi hari ini.
justru dari kementerian bisa hadir di tengah-tengah Masyarakat Antajaya inilah desa Antajaya dengan segala macam kekurangan dan kelebihan nya.
Dengan hadirnya Dirut Investasi dari Kemendes ini dapat memotivasi kami untuk mengembangkan inovasi pengembangan potensi di Desa.saya akan terus dorong program
Hari ini adalah peresmian Rumah Puyuh Petelur yang di kelola oleh Bumdes Rumah Puyuh ini mungkin satu satu Nya di desa bisa di katakan agak berbeda karena dengan menggunakan teknologi modérn
Ketua Bumdes Sinar Taruna Mandiri Antajaya Firman mengatakan Bundes Sinar Taruna Mandiri Antajaya kembangkan Budidaya Puyuh Petelur dengan metode pembuatan rumah puyuh sistem close house menggunakan cooling pad 4 blower pendingin ruangan dengan produksi sementara 5000 berjalan 3 bulan sudah menghasilkan 40kg setiap hari rencana Ke depan target pengembangan 10.500 jadi 15.500 akan memghasilakn 800kg/hari untuk menyesuaikan kebutuhan pasar lokalisasi biaya operasional Pa kan per ekor 23 gram/ dengan harga pakan per kalo Rp.6800,-baru 3 bulan berjalan sudah mampu menghasilan 2,5 ton telur
Kendala yang kami hadapi problem dari limbah kotoran belum bisa diolah tetapi kami sudah melakukan sebagai untuk dijadikan bahan pupuk untuk lahan2 sekitar Kandang
Harapan kami Budidaya Telur Puyuh Yang kami kembangkan ini agar menjadi Ikon Désa bahwa Di desa Antajaya ada telur Puyuh tutup Firman. (omen)

