Kabarindoraya.com | Cibinong – Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat capaian fisik pembangunan infrastruktur yang masif sepanjang tahun pertama kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Sebanyak 516,83 kilometer jalan berhasil dibangun dan ditingkatkan dalam kurun waktu satu tahun, menjadi tonggak percepatan pembangunan dan penguatan fondasi ekonomi daerah.

Pembangunan jalan Kabupaten Bogor terus dilakukan secara merata di seluruh wilayah. Di bagian barat Kabupaten Bogor, pembangunan dan peningkatan ruas jalan terus digencarkan untuk membuka akses wilayah pertanian, pertambangan rakyat, dan kawasan permukiman yang berkembang pesat.

Wilayah Bogor Barat menjadi salah satu fokus perhatian, mencakup Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg, Nanggung, hingga Gunung Sindur, yang selama ini membutuhkan penguatan infrastruktur untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Di bagian timur, pembangunan jalan juga berjalan simultan guna mendukung konektivitas antar kecamatan serta memperlancar mobilitas masyarakat.

Pemerataan ini menjadi bukti komitmen bahwa pembangunan tidak terpusat di satu wilayah, melainkan menjangkau seluruh penjuru daerah.
Capaian tersebut meliputi pembangunan dan rekonstruksi jalan di berbagai wilayah Kabupaten Bogor guna meningkatkan konektivitas antar kecamatan, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka akses ekonomi masyarakat hingga ke wilayah pelosok.

Sejumlah ruas strategis yang telah dituntaskan di antaranya Jalan Sukamakmur–Arca yang menghubungkan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur, Jalan Puncak Dua Sukawangi, Jalan Lingkar Singajaya–Cibodas, Jalan Cibucil Sukamaju, serta Jalan Poj Perum Asabri di Kecamatan Jonggol. Selain itu, ruas Jalan Tambang, Jalan Malasari (Nanggung), Jalan Lebak, serta Jalan Sukamakmur juga telah ditingkatkan sebagai akses vital mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian maupun kegiatan ekonomi masyarakat.

Selain pembangunan jalan, pemerintah juga merealisasikan pembuatan drainase Jonggol–Sukamakmur, pembangunan Jembatan Ciranjaya di Tanjungsari, serta rekonstruksi Jalan Weninggalih–Balekambang di Kecamatan Jonggol.
Pembangunan jalan desa turut dilakukan melalui program Satu Miliar Satu Desa, yang mendorong percepatan infrastruktur dasar di tingkat desa agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

.png)