Kabarindoraya.com | Ciomas - Kabar terkini untuk jumlah korban meninggal dunia akibat ambrugnya rumah Majelis Taklim Ashohibiyyah di Kampung Ciapus Kompas RT 5/4, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, menjadi 4 orang, sedangkan berdasarkan info terbaru dilapangan, bahwa jumlah Korban luka berat dan ringan sampai Senin (8/08)2025), mencapai lebih dari 100 orang, demikian informasi ini diperoleh Kabarindo Raya.com, dilokasi.
Sementara dari data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Bogor,
sesuai dengan data rujukan para korban kebeberapa rumah sakit di kota Bogor, yaitu 84 korban alami luka berat dan ringan, 4 korban diantaranya meninggal dunia.
Saat dihubungi, Senin (8/9/2025), Saeful Jack Peter Sekretaris Kecamatan Ciomas mengungkapkan, peristiwa ambrugnya bangunan Majelis Ta"Lim Ashohibiyyah yang menelan banyak korban tersebut, berdasarkan data yang diterima, tercatat 84 orang luka berat dan Ringan, 4 korban lainnya meninggal dunia.
"Sampai hari ini para korban yang luka berat masih dalam perawatan intensif di beberapa rumah sakit kota Bogor diantaranya RSUD Kota, PMI, RS Medika, Klinik dan Puskesmas, sedangkan untuk korban luka ringan sudah pulang kerumah",kata Saeful Jack Peter Sekretaris Kecamatan Ciomas kepada Kabarindo Raya.com.
Jack Peter menambahkan, berdasarkan analisa penyebab Ambrugnya bangunan Majelis Ta'klim berlantai dua itu, akibat struktur bangunannya tidak kokoh, sehingga tidak mampu menahan beban para jemaah yang datang membludag.
"Saat peristiwa terjadi Minggu 7 September kemarin, jemaah yang hadir di majelis ta'Klim yang berlantai dua itu sedang menggelar perayaan Maulid Nabi, nah...akibat jumlah jemaah yang membludag, menyebabkan tekstur pondasi bangunannya tidak mampu menahan beban berlebihan, lalu ambrug",ungkapnya.
Saat Pemerintah Kecamatan berserta pihak terkait mendapat informasi adanya peristiwa tersebut terangnya, langsung meluncur ke TKP.
"Tim Pol PP kecamatan Ciomas dibantu Linmas Sukamakmur dan Linmas Desa desa terdekat terjun kelapangan membantu Tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Bogor, Damkar Kabupaten Bogor, TNI/Polri, Staff Desa Sukamakmur dan Relawan, berjibaku melakukan evakuasi pertolongan kepada para korban",bebernya.
Dan untuk korban yang meninggal dunia yakni Alm. Ny. Irni Susanti warga setempat, Alm. Ny. Ulan warga Sukaluyu Tamansari, Alm. Ny. Nurhayati warga Sukaluyu Tamansari, dan Alm Ny. Yuli warga Sukamakmur, sudah dimakamkan.
"Dari kesemua korban ambrugnya Majelis taklim Ashohibiyyah di Kampung Ciapus Kompas RT 5/4, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, semuanya adalah ibu ibu berserta Anak anak",pungkasnya. (Jefri Sukapura)

