Kabarindoraya.com  | Cibinong – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Dinas Koperasi dan UMKM (DiskopUMKM) bersinergi dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Komunikasi dan Digital (Komdigi) Bandung, menyelenggarakan pelatihan pemasaran digital berbasis teknologi bagi pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kegiatan ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Bogor dan berlangsung di Aula Diskominfo, Senin (6/4/2026).

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal yang strategis dalam memperkuat kapasitas digital pengelola koperasi di Kabupaten Bogor.

“Pelatihan ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Bogor untuk pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ini adalah langkah penting dalam mendorong transformasi digital koperasi agar lebih adaptif dan mampu bersaing di era saat ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan koperasi tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia.

“Oleh karena itu, peningkatan kapasitas seperti ini menjadi sangat penting agar koperasi mampu berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengembangan koperasi. Diskominfo, lanjutnya, berperan dalam mendukung publikasi dan sosialisasi agar masyarakat lebih memahami manfaat koperasi serta tertarik menjadi anggota.

Selain itu, Bambang mengungkapkan bahwa pelatihan ini menjadi langkah awal pengenalan teknologi digital, termasuk kecerdasan artifisial (AI), bagi para pengelola koperasi. 

Menurutnya, pemasaran produk kini tidak lagi harus dilakukan secara konvensional, melainkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform digital.

“Kami berharap pelatihan ini dapat diperluas, baik melalui penambahan angkatan maupun secara daring, mengingat jumlah pengurus koperasi yang cukup besar di Kabupaten Bogor,” tambahnya.