Kabarindoraya.com | Leuwiliang - Sedikitnya 20 petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Senin (15/09/2025), kembali melakukan pekerjaan proyek pembangunan saluran irigasi sepanjang 240 meter bantuan APBN melalui kantor Dinas PUPR Nasional (Pusat) yang bertitik di Kampung Sawah Lega, Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang

Sasaran kegiatan pelaksanaan pembangunan Saluran Irigasi kali kedua tahun 2025 di Desa Barengkok tersebut, masih dalam rangkaian Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI), yang merupakan lanjutan dari pembangunan saluran irigasi tahun 2024 yang sudah rampung sepanjang 200 meter.

Sutikno Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air ( P3A) Desa Barengkok mengatakan, pembangunan saluran irigasi Barengkok yang sumber dananya dari APBN yang digulirkan kantor Dinas PUPR Nasional, dimana pembangunan tahap pertamanya tahun 2024 sudah rampung 200 meter, kini ditahun 2025, pembangunannya dilanjutkan lagi sepanjang 240 meter.

"Program saluran irigasi yang sumber dananya dari APBN yang digulirkan oleh kantor Dinas PUPR Nasional ini, merupakan hasil musyawarah desa tahun 2023 dan 2024",kata Sutikno ketua P3A Desa Barengkok kepada Kabarindo Raya.com, Senin (15/09/2025).

Sementara Sobur anggota P3A Desa Barengkok menambahkan, pekerjaan Saluran Irigasi lanjutan kali kedua yang baru saja dimulai di Kampung Sawah Lega, bernilai Rp.195.000.000,- (Seratus Sembilan Puluh Lima Juta Rupiah), semua pekerjanya adalah petani Desa Barengkok sebanyak 20 orang.

"Tugas kami, mulai dari mengangkut Batu belah, angkut pasir, mengangkut batu split, sampai angkut Semen, semua dilakukan dengan cara dipanggul sejarak 115 meter dari jalan raya kelokasi, termasuk melakukan pekerjaan pembangunan irigasinya sampai tuntas",ungkap Sobur Anggota Petani 89 yang juga anggota Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

Bukan itu saja kata Sobur, dimana pada dua minggu sebelum pekerjaan, semua petani juga serempak terjun kesawah melakukan pengukuran, pemasangan patok, sampai mengeruk sampah dan lumpur yang sudah padat menyumbat aliran lamanya.

"Nah...Dengan adanya program pembangunan saluran Irigasi di Kampung Sawah Lega ini, kami para petani Barengkok sangat senang, selain sawah sawah kami bakal subur lagi, juga sambil menunggu panen tiba, kini kami punya pekerjaan yaitu membangun saluran irigasi dengan upah layak untuk menutupi kebutuhan hidup sehari hari",bebernya.

Sobur mengungkapkan, sebelum saluran irigasi tahap pertama sepanjang 200 meter pada 2024 lalu dibangun, semua persawahan seluas 50 hektar di Kampung Sawah Lega tersebut, sering gagal Panen.

"Saat itu semua petani sudah pasrah, karena saluran lamanya selalu tersumbat, tetapi setelah pembangunan irigasi pertama sepanjang 200 meter itu selesai, alhamdulilah, sebagian petaninya berhasil meraup panen berlimpah",tandasnya.

Maulana Azizi Nasution
Tim Pendamping Masyarakat (TPM) dari Dinas PUPR Nasional menuturkan, sebelum Anggaran pembangunan irigasi untuk Kampung Sawah Lega dari APBN digulirkan, pihaknya rutin melakukan survey kelapangan untuk melakukan pengkajian. 

"Pengajuan Tahap pertama tahun 2024 sepanjang 200 meter, kemudian tahap kedua 240 meter, semua terealisasi dari Hasil Musyawarah Desa (Musdes) serta hasil pengkajian PUPR pusat, Sehingga Desa Barengkok berhak mendapatkannya",pungkasnya. (Jefri Sukapura)