Kabarindoraya.com | Morowali Utara- Ada apa lagi penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah di Dampingi Inspektorat tambang untuk melakukan Pemeriksaan lokasi dan mengambil sample biji nikel,meski 8 orang management sudah dimintai keterangan ke penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi tengah ,terkesan penyidik mencari Bukti- bukti kemungkinan ada delik Pidana yang dapat di terapkan.
Terkait dengan sidak ke lokasi Tambang milik PT.COCOMAN oleh Tim penyidik kejati Sulawesi tengah,mendapatkan reaksi keras dari Anthonny - Legal di PT Cocoman (CCM)karena pihak 8 orang management PT Cocoman sudah memenuhi panggilan Kejaksaan tinggi Sulawesi tengah beberapa waktu lalu.
Tim Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah melakukan sidak pada "Hari selasa,23 Juni 2026,kami anggap", oke proses hukum tapi apakah tidak cukup penyidik yang sudah memeriksakan 8 orang management PT Cocoman di kantor Kejaksaan tinggi Sulawesi tengah inikan kami menduga penyidik non prosedural atau over akting disampaikan beberapa waktu lalu kepada kabarindoraya.com kamis (24/6/2026)melalui pesan WhatsAppnya. 
Lebih jauh Antoni menambahkan, bahwa Penyidik Kejakti Sulawesi Tengah kembali ke site CCM di Morowali Utara yang didampingi Inspektorat Tambang untuk memeriksa lokasi dan mengambil sample Bijih Nikel, meski 8 orang manajemen PT CCM, telah memberikan keterangan kepada Penyidik di Kejakti Sulawesi Tengah, inikan terkesan mereka masih mencari cari bukti untuk menindaklanjuti tindakannya,dengan mengkaitkannya kemungkinan ada delik pidana lain yang dapat diterapkan, karena mereka terlanjur bertindak dan non prosedural (paradigma lama)"
Kami berharap janganlah pihak penyidik Kejaksaan tinggi Sulawesi tengah untuk mencari-cari Kesalahan, sedangkan Klaein kami sudah penuhi panggilan pihak penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah,sudah memberikan keterangan hingga Bukti Bukti perizinan,kita taat Hukum tempuh lah jalur hukum sesuai dengan prosedur jangan mencari-cari diluar barang Bukti saat Pemeriksaan klaein kami ucapnya Antoni sebagai Legal PT Cocoman kepada kabarindoraya.com. (Red)
