Kabarindoraya.com  |  Pandeglang - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Ahmad Fauzi, terus mendorong penyelesaian pembangunan hunian tetap (huntap) bagi lebih dari 200 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak. Hingga kini, para korban masih menempati hunian sementara (huntara).

Fauzi mengatakan pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Perumahan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp95 miliar pada tahun 2026 untuk mendukung pembangunan huntap bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Lebak.

"Saya telah mendorong pemerintah pusat agar penyelesaian huntap di Lebak segera direalisasikan. Pada tahun anggaran 2026 telah disiapkan anggaran sebesar Rp95 miliar untuk pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana," kata Fauzi usai menghadiri Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kantor DPC PKB Pandeglang, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Fauzi, percepatan pembangunan huntap membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, terutama dalam hal pematangan lahan dan penyediaan akses jalan menuju lokasi pembangunan.

"Saya sudah meminta Bupati dan Ketua DPRD Lebak agar segera menyiapkan pematangan lahan. Sementara pemerintah provinsi diharapkan segera membangun akses jalan menuju lokasi huntap agar pembangunannya dapat segera direalisasikan," ujarnya.

Selain pembangunan huntap, Fauzi juga mendorong program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang dengan target mencapai 14 ribu unit rumah.

Ia menyebut pada tahun 2025 sebanyak 600 unit RTLH telah diperbaiki di dua daerah tersebut. Sementara pada tahun 2026, jumlahnya ditambah menjadi 1.000 unit rumah.

"Tahun 2025 sebanyak 600 rumah telah dibangun melalui program RTLH di Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Untuk tahun 2026 bertambah sebanyak 1.000 RTLH yang akan dibangun," katanya.

Fauzi menuturkan program perbaikan RTLH sejauh ini telah dirasakan manfaatnya oleh lebih dari seribu warga di Lebak dan Pandeglang.