Kabarindoraya.com  | Krui Pesisir Barat- Ditengah kondisi ekonomi efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah hingga daya beli masyarakat  yang cenderung turun, uang sulit didapat dan sangat mudah dihabiskan karena mahalnya  berbagai harga kebutuhan pokok.

Namun Kondisi itu,  berbanding terbalik dengan   pembangunan hotel dan penginapan yang dilakukan pihak swasta atau investor ,di sepanjang lokasi pantai wisata yang ada  kabupaten pesisir barat,  terlihat meningkat. Lokasi di pinggir pantai yang tadinya merupakan Kebun kelapa atau lahan  kosong,  saat ini telah dibangun hotel dan penginapan

Pantauan  dilapangan setidak terdapat pembangunan hotel dan penginapan di beberapa lokasi  yang dilakukan sepanjang pantai wisata pekon seray dan 

pekon way Redak kecamatan pesisir tengah dan juga pantai pekon walur kecamatan krui selatan yang masih berada pada jalur wisata yang sama.

Pada satu lokasi pembangunan yang ada, Beberapa pekerja   terlihat sedang  memindahkan kan tanah timbunan  menggunakan ekskavator, memasang bata, memotong pohon besar mengunakan gergaji mesin, hingga naik ke pohon untuk memangkas dahan dahan yang rimbun.   

" iya (bule/WNA) yang beli tetapi istrinya orang indonesia," kata seorang pekerja di sela kesibukannya di lokasi itu. 

Senada dikatakan pekerja lain pada lokasi pembangunan lain di pantai Walur,  yang mengatakan ia berasal dari kabupaten lampung utara , dan sudah bekerja ditempat itu beberapa lama. 

"Sudah satu bulan di sini , saya dari lampung utara. Di gaji harian di sini , Rp140ribu/hari, makan ditanggung, tetapi kalau  rokok beli sendiri," kata dia. 

Meskipun tidak mengetahui persis nama pemilik hotel yang ia bangun namun pekerja itu mengatakan yang membangun adalah WNA.