Kavarindoraya.com |  Pematang Siantar- Menjelang Hari Raya Idul fitri 1447H,aktivitas Penjualan di Pasar Tradisional Pajak Horas belum menunjukkan peningkatan signifikan.

 Sejumlah Pedagang di Pajak Horas mengeluhkan sepinya pembeli meski Lebaran tinggal sekitar dua pekan lagi. Kondisi tersebut dirasakan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 


Pada periode yang sama di tahun-tahun lalu, Pedagang biasanya sudah merasakan lonjaknya Penjualan yang cukup tinggi. Salah satu seorang Penjual pakaian di Pajak Horas, Elda br Nenggolan(38thn)mengatakan bahwah hingga saat ini Minggu 09/03/2026 peningkatan penjualan belum signifikan.

 Padahal masyarakat sudah memasuki lebih dari dua pekan bulan Ramadhan.

"ini sudah masuk puasa sekitar dua minggu lebih, tapi peningkatan penjualan tidak begitu signifikan. Memang ada peningkatan, tapi sekitar 10 persen. Biasanya sudah meningkat tajam,"ujarnya saat ditemui di lapaknya di pasar Pajak Horas.

 Menurut Elda br nenggolan,salah satu penyebab lesuhnya penjualan diduga karena kondisi ekonomi masyarakat yang sedang kurang stabil. Hal tersebut membuat daya beli masyarakat menurun dan berdampak pada berbagai sektor perdagangan.

"Bisa dikatakan ekonomi sedang lesu sehingga berdampak pada semua sektor. Mudah- mudahan mendekati lebaran penjualan bisa meningkat signifikan,"ujarnya. 


Para pedagang berharap mendekati Hari Raya Idul fitri jumlah pembeli akan meningkat, sehingga penjualan pakaian lebaran dapat kembali bergairah seperti tahun-tahun sebelumnya.