Kabarindoraya.com | Cibinong — Di Bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berhasil melaksanakan uji coba digitalisasi bantuan sosial jadi lebih transparan dan tepat sasaran. Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) mengapresiasi pelaksanaan uji coba yang dilaksanakan di Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong, Selasa (23/6), karena dinilai jadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem penyaluran bantuan yang lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Direktur Jaminan Sosial Direktorat Jaminan Sosial Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI, Faisal, menyampaikan bahwa pelaksanaan uji coba digitalisasi bansos di Kabupaten Bogor berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, hari ini di Kabupaten Bogor kita bersama-sama menyaksikan pelaksanaan uji coba terbatas perluasan digitalisasi bantuan sosial. Di bawah koordinasi Korwil 2, Kabupaten Bogor telah berhasil menjalankan tahapan uji coba ini dengan baik,” ujar Faisal.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti proses registrasi menjadi salah satu indikator positif dalam pelaksanaan program tersebut. Selain itu, keterlibatan para agen di lapangan turut membantu masyarakat dalam proses pendaftaran dan registrasi sehingga berjalan lebih efektif.
“Kami juga melihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam mengikuti proses registrasi. Para agen yang terlibat turut berperan aktif membantu masyarakat dalam proses pendaftaran dan registrasi, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lebih lancar,” katanya.
Faisal juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang membantu masyarakat dalam proses aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Ia menegaskan, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan penerapan digitalisasi bantuan sosial. Dengan sistem yang berbasis digital, masyarakat diharapkan semakin mudah mengakses layanan bantuan sosial.
“Kami berharap melalui sistem yang lebih terbuka, transparan, dan berbasis digital ini, akses masyarakat terhadap bantuan sosial dapat semakin mudah, tepat sasaran, dan akuntabel,” ungkap Faisal.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bapperida Kabupaten Bogor, Tika Mustika, menjelaskan bahwa uji coba digitalisasi bansos berjalan baik berkat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta para agen yang membantu masyarakat di lapangan.
