Kabarindoraya.com  | Cibinong - Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Opini tertinggi dalam audit keuangan pemerintah ini menjadi indikator bahwa pengelolaan anggaran daerah telah disusun dan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan.

Penguatan tata kelola tidak ditempatkan sebagai sekadar target administratif, melainkan sebagai fondasi pembangunan daerah. Menurut Rudy, pembangunan fisik dan sosial tidak akan berkelanjutan tanpa sistem pemerintahan yang bersih, profesional, dan dipercaya publik.

“Pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel adalah pondasi utama membangun kepercayaan masyarakat. WTP bukan tujuan akhir, tetapi instrumen untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar kembali dalam bentuk pelayanan dan pembangunan,” tegasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pencapaian ini. Opini WTP merupakan wujud nyata dari komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah bekerja keras dan penuh dedikasi,” ujar Sastra.

Capaian tersebut berjalan seiring dengan peningkatan skor Monitoring Center for Prevention (MCP) serta Survei Penilaian Integritas (SPI) yang diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Peningkatan ini mencerminkan semakin kuatnya sistem pencegahan korupsi, pengawasan internal, serta pembentukan budaya kerja birokrasi yang berintegritas.

Nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) ASN Kabupaten Bogor menunjukkan peningkatan signifikan dengan meraih skor 91, sementara Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK 2025 mencatatkan skor 73,8 yang menjadikannya yang terbaik di Jawa Barat dan berhasil keluar dari zona merah. Capaian ini mencerminkan penguatan integritas dan perbaikan tata kelola pemerintahan yang signifikan di Kabupaten Bogor tahun 2025. 

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK Bahtiar Ujang Purnama mengapresiasi capaian tersebut, seraya menekankan bahwa peningkatan skor integritas menunjukkan adanya perbaikan dalam tata kelola pemerintahan daerah.

“Saya berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang dipimpin Pak Bupati Rudy Susmanto, karena ini bisa memperbaiki integritas,” ujarnya.