Kabarindoraya.com | Medan - Belum lama ini beredar informasi dan dimuat di akun fb Sahabat Tapanuli yang dimuat pada 30 Nopember.
Akun tersebut menulis bahwa korban meninggal diperkirakan 303 orang, dan 239 orang masih hilang.
Yang menjadi pertanyaan, apakah harus ribuan orang yang meninggal, sehingga dikategorikan bencana nasional?
Atau apakah karena bencana hanya di pulau Sumatera Utara?
Sementara dikatakan dilaman Sahabat Tapanuli, kepala BNPB mengatakan, itu "bencana Provinsi".
Masyarakat tidak terlalu mementingkan apakah itu bencana nasional atau tidak, mereka yang terdampak bencana hanya berharap segera dapat bantuan dari pemerintah, baik itu daerah ataupun pemerintah pusat.
Sementara menurut Sembiring, saudaranya yang terkena dampak musibah di Tapteng tepatnya di perumahan Bintang Lestari, jln Abd Rajab Simatupang, Sibuluan Nauli Pandan Blok E No 1, hingga tanggal 29 Nopember belum mendapat bantuan, baik dari pemerintah daerah maupun dari pemerintah pusat.
Diakuinya (Sembiring) dirinya lagi sibuk meloby para pengurus greja agar dapat memberikan bantuan. Bahkan "kami juga telah upayakan meloby salah satu partai yang barangkali dapat membantu", kata Sembiring melalui WhatsApp.

.png)