Kabarindoraya.com  | Pandeglang,– Tragedi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sejumlah siswa SDN Sukaratu 5 di Jalan Raya AMD Lintas Timur, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4/2026), menyisakan duka mendalam. Orang tua korban mendesak agar pihak yang diduga bertanggung jawab segera diproses secara hukum.

Salah satu orang tua korban, Saiful Bahri (37), meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap terduga pelaku yang disebut-sebut merupakan pejabat di lingkungan DPMPTSP Kabupaten Pandeglang.

“Harus ditegakkan hukum itu, harus diproses,” ujar Saiful saat ditemui di RSUD Berkah Pandeglang, Kamis.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan tujuh siswa SDN Sukaratu 5 menjadi korban. Selain para siswa, seorang pedagang dan seorang tenaga penjualan (sales) yang berada di lokasi kejadian juga terdampak.

Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan informasi yang dihimpun, satu siswa dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara korban lainnya masih menjalani perawatan intensif.

Pantauan di rumah sakit, puluhan orang tua tampak memadati area untuk menjenguk anak-anak mereka. Suasana haru menyelimuti ruang perawatan saat keluarga menanti perkembangan kondisi para korban.

“Sedih, kasihan lihat anak-anak luka-luka,” kata Saiful.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.